27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Pasca Teror, Kemendikdasmen Perkuat Pendampingan Psikologis bagi Murid Selama MPLS Ramah


Kemendikdasmen, Bhirawa – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat pendampingan psikologis bagi murid, guru, dan orang tua pasca-insiden teror yang terjadi di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tetap berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan menyenangkan.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meninjau langsung pelaksanaan hari kedua MPLS Ramah di SDN Srengseng Sawah 15, Selasa (14/7). Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti mengikuti kegiatan Pagi Ceria bersama murid yang diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Ia juga berdialog dengan murid baru kelas I serta menyerahkan buku sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar mereka.

“Alhamdulillah, suasana hari ini terlihat ceria dan anak-anak sudah kembali bersemangat untuk belajar. Kondisi ini merupakan hasil dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Dinas Pendidikan, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), guru, orang tua, hingga jajaran RT dan RW yang bersama-sama memastikan MPLS Ramah berjalan lancar,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pemulihan psikologis menjadi bagian penting agar anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan dan tetap dapat menjalani proses belajar dengan rasa aman. Karena itu, Kemendikdasmen menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan HIMPSI untuk memberikan layanan pendampingan psikologis kepada warga sekolah.

Berita Terkait :  Guru PAUD Kota Probolinggo Desak Penyaluran BOSDA Berbasis Data Dapodik

Selain mendampingi murid, tim psikolog juga memberikan penyuluhan kepada orang tua agar mampu memberikan dukungan emosional kepada anak di rumah. Guru pun memperoleh pendampingan agar memiliki pemahaman yang sama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif setelah peristiwa tersebut.

Abdul Mu’ti menegaskan, MPLS Ramah bukan hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum membangun rasa aman, menanamkan kebiasaan positif melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta memperkuat karakter murid.

“Anak-anak tampak gembira dan tidak menunjukkan rasa takut. Inilah yang ingin terus kita tumbuhkan sesuai semangat MPLS Ramah. Kami juga ingin anak-anak memiliki kebiasaan yang baik, menjalani pergaulan yang sehat, serta bijak menggunakan gawai agar dapat tumbuh dan belajar secara optimal,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak menjaga privasi murid dan tidak menyebarluaskan informasi yang dapat memberikan tekanan psikologis kepada anak-anak.

Sementara itu, Kepala SDN Srengseng Sawah 15, Kamtono, mengatakan sekolah telah menyiapkan pelaksanaan MPLS Ramah sejak sebelum tahun ajaran baru dimulai. Berbagai kegiatan disusun untuk membantu murid baru beradaptasi secara bertahap, terutama setelah adanya peristiwa teror yang sempat mengganggu rasa aman warga sekolah.

“Peralihan dari TK ke SD membutuhkan penyesuaian. Karena itu kami berupaya mempersiapkan mental anak-anak agar siap mengikuti pembelajaran dan merasa nyaman berada di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kamtono menambahkan, sekolah mengedepankan komunikasi intensif dengan orang tua apabila terdapat murid yang membutuhkan pendampingan khusus. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan belajar yang aman hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga.

Berita Terkait :  Cerdaskan Siswa, Saka Wana Perhutani Jatim Dukung Program MBG

Melalui sinergi Kemendikdasmen, Polri, HIMPSI, sekolah, orang tua, dan masyarakat, pemerintah menegaskan komitmennya memastikan setiap murid memperoleh hak atas pendidikan dalam lingkungan yang aman, inklusif, ramah anak, serta didukung layanan pemulihan psikologis pasca-teror. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!