27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Mahasiswa KKN UINSA Berpartisipasi dalam Pengelolaan Lingkungan di Taman RT 06/RW 11 Karah

Surabaya, Bhirawa

 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) turut serta dalam mengikuti kegiatan pengelolaan lingkungan di salah satu Taman RT 06/RW 11, Kelurahan Karah, Surabaya. Kehadiran mahasiswa dianggap sangat membantu dalam berbagai aktivitas seperti perawatan tanaman, pembibitan, hingga pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos serta eco-enzyme dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan.

 Taman RT 06/RW 11 ini adalah area terbuka yang telah dikelola oleh warga sejak tahun 2020, Menurut salah satu kader lingkungan RW 11, Arline, area ini pada awalnya hanya berupa lahan kosong dengan beberapa pohon besar, seperti pohon mangga dan pohon pisang. Pada saat itu, belum ada tanaman yang bisa mendukung ketahanan pangan maupun Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

 Melihat adanya potensi lahan yang tersedia, warga bersama pengurus RT dan kader lingkungan RW berinisiatif untuk mengembangkan area tersebut menjadi ruang pengelolaan lingkungan. Pengembangan dilakukan secara bertahap, dimulai dari penanam benih, pembibitan, hingga pemanfaatan sampah organik menjadi bahan baku pembuatan pupuk kompos.

 “Awalnya kami mencoba memulainya dari menanam benih, lalu bertahap melakukan pembibitan. Untuk pupuk, kami memanfaatkan sampah dapur dan sampah daun di sini untuk dijadikan kompos. Semuanya dimanfaatkan kembali dari sumber sampah yang ada di masyarakat RT 06,” ujar Aline.

 Tempat ini juga dimanfaatkan untuk pembudidayaan lele serta pengelolaan sampah anorganik yang terintegrasi dengan Bank Sampah Amanah RW 11. Menurut Arline, berbagai kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah sekaligus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Berita Terkait :  PKFI Jawa Timur Berharap Redistribusi dan Peningkatan Kapitasi

 Warga secara rutin melakukan penyiraman, pemupukan, pembibitan, serta perawatan tanaman. Berbagai sampah rumah tangga, seperti kulit buah, kulit bawang dan cangkang telur turut dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

 Keberadaan Taman tersebut juga memberikan manfaat bagi masyarakat. selain menjadi ruang terbuka yang hijau dan nyaman untuk beraktivitas, kawasan tersebut juga menyediakan berbagai tanaman pangan dan TOGA yang dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Perawatan lingkungan  yang dilakukan secara rutin juga diharapkan dapat menjaga kebersihan kawasan dan meminimalisir potensi berkembangnya sarang nyamuk.

 Mahasiswa KKN UINSA turut membantu berbagai kegiatan di area tersebut, mulai dari pembenihan, pembibitan, hingga eksplorasi pengolahan sampah organik. Arline menilai bahwa kehadiran mahasiswa KKN UINSA ini sangat membantu dalam melaksanakan berbagai aktivitas pengelolaan lingkungan agar lebih cepat selesai.

 “Kehadiran mahasiswa sangat membantu karena tenaga di RT 06 ini sangat terbatas. Dengan adanya mahasiswa KKN dari UINSA, berbagai kegiatan seperti pembenihan, pembibitan, dan pengolahan sampah organik dapat berjalan lebih lancar dan cepat,” katanya.

 Menurut Arline, keterlibatan mahasiswa tersebut tidak hanya membantu warga, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa dapat mengenal berbagai jenis tanaman serta praktik pemanfaatannya, seperti bunga telang yang dapat diolah menjadi minuman kekinian dan daun beluntas yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan juga cemilan.

Berita Terkait :  Pemprov Jatim Biayai 56 Ribu Pelajar, Ombudsman Minta Pengawasan Beasiswa Sekolah Swasta

 Ia juga berharap bahwa pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menerapkan sekaligus dapat membagikan pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan kepada masyarakat di tempat lain.

 “Harapan saya, mahasiswa dapat mengenal berbagai tanaman yang ada di sini, memahami manfaatnya, lalu nantinya bisa berbagi ilmu kepada masyarakat di mana pun berada. Dengan melihat dan mempraktikkan langsung, pemahamannya tentu akan berbeda dibandingkan hanya mendengar cerita,” tutupnya. *

Penulis: Kelompok KKN UINSA RW 11 Karah

1. Niken Ayu Dwi Agustin (Sastra Inggris)

2. Widi Azizah Rahmawati (Pendidikan IPA)

3. Diniatul Rohmah (Psikologi)

4. Ahmad Haikal Al-Battani (Ekonomi Syariah)

5. Mayrisa Andriyani (Matematika)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!