Gresik, Bhirawa – Hering Komisi IV DPRD, bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Gresik. Terkait sistem penerimaan siswa baru (SPMB), ternyata masih ada sekolah yang belum mampu memenuhi kuota peserta didik. Karena kinerja kepala sekolah kurang maksimal, sehingga tidak tercapai.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, bahwa terdapat beberapa SMP Negeri di sejumlah kecamatan yang mengalami kekurangan siswa. Di antaranya berada di wilayah Bawean, Panceng, Duduk, Sidayu, hingga Balongpanggang.
Kondisi ini ditengarai kinerja kepala sekolah kurang maksimal, bersaing dengan sekolah swasta di sekitarnya.
“Kita sudah ingatkan Dispendik dan kepala sekolah, untuk yang tidak mencapai kuwota siswa.”ujarnya.
Untuk solusi yang ditempuh harus, tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Pada sekolah tidak diperbolehkan menerima siswa melebihi kuota, yang telah ditetapkan. Sedang yang kurang, pastinya untuk dana bantuan operasional sekolah ( BOS ) berkurang.
Dan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, terkait pendidikan, ekstrakulikular juga promosi di daerah sekitar.
“Ibaratnya, usaha yang sepi pembeli. Sekolah perlu meningkatkan daya tarik, agar mampu bersaing. Terutama dengan sekolah swasta, yang kini semakin diminati masyarakat.”ungkapnya.
Ditambahkan Muchamad Zaifudin, berharap dari hasil hering untuk segera di tindak lanjuti oleh Dispendik. Terkait berbagai program unggulan sekolah, agar masyarakat kembali tertarik menyekolahkan anaknya di SMP Negeri. Jika mungkin kepala sekolah tetap saja membadel, dilakukan roling diganti yang baru. [kim.gat]


