29.5 C
Sidoarjo
Sunday, June 21, 2026
spot_img

UNESA Gelar PKM Internasional di Hong Kong, Skrining Hipertensi pada 200 Pekerja Migran Indonesia

200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja dan berdomisili di Hong Kong antusias mengikuti setiap sesi, baik saat penyuluhan kesehatan maupun saat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.

Hong Kong, Bhirawa

 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Skrining dan Edukasi Berbasis Komunitas untuk Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong.” Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dan komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong.

 Program PKM ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan secara daring pada Minggu, 24 Mei 2026, yang berfokus pada edukasi kesehatan mengenai hipertensi, faktor risiko, pencegahan, serta pentingnya pengelolaan stres. Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan secara luring di KJRI Hong Kong pada Minggu, 31 Mei 2026, melalui kegiatan skrining kesehatan dan edukasi lanjutan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja dan berdomisili di Hong Kong. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi, baik saat penyuluhan kesehatan maupun saat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.

Ketua tim PKM, Dr. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran PMI terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Berita Terkait :  UMKM Berbasis Budaya Perkuat Pariwisata Kota Batu

“Pekerja migran Indonesia merupakan kelompok usia produktif yang rentan mengalami berbagai faktor risiko hipertensi, seperti stres kerja, pola makan yang kurang sehat, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan preventif. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan luring di KJRI Hong Kong diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari perwakilan KJRI Hong Kong dan tim pelaksana PKM UNESA. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.

Tim PKM Internasional Fakultas Kedokteran UNESA.

Kegiatan inti meliputi sesi stretching, penyampaian materi edukasi kesehatan, serta skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, dan penilaian status gizi melalui indeks massa tubuh (IMT). Selain itu, peserta juga mengikuti sesi meditasi sebagai upaya sederhana dalam mengelola stres yang dapat menjadi faktor risiko hipertensi.

Berdasarkan hasil skrining kesehatan yang dilakukan terhadap peserta, sebagian besar Pekerja Migran Indonesia yang mengikuti kegiatan menunjukkan hasil tekanan darah yang tinggi. Temuan ini menjadi perhatian penting sekaligus memperkuat urgensi pelaksanaan program edukasi dan deteksi dini hipertensi pada kelompok pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa upaya promotif dan preventif perlu terus ditingkatkan agar hipertensi dapat dideteksi lebih awal dan dikendalikan sebelum menimbulkan komplikasi yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan stroke.

Berita Terkait :  Satlantas Polres Gresik dan RS Petrokimia Gelar Pelatihan PPGD

Salah satu perwakilan peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami merasa sangat bersyukur dan senang dengan adanya kegiatan seperti ini karena memberikan kesempatan bagi kami untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat. Selama ini kami jarang memiliki kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak PMI yang terbantu dalam menjaga kesehatannya,” ungkap salah satu peserta PKM.

Kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mengikuti rangkaian edukasi kesehatan, dilanjutkan dengan penutupan dan pembagian souvenir kepada seluruh peserta.

Melalui program PKM internasional ini, Fakultas Kedokteran UNESA berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan, memperluas akses deteksi dini hipertensi, serta mendorong penerapan perilaku hidup sehat di kalangan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong.

Selain menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga yaitu Good Health and Well-being, melalui upaya promotif dan preventif dalam pencegahan penyakit tidak menular pada kelompok masyarakat rentan.

Program ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Dana Non-APBN UNESA Tahun 2026, dengan luaran berupa publikasi ilmiah, publikasi media online, video dokumentasi kegiatan, serta penguatan jejaring kerja sama internasional dalam bidang kesehatan masyarakat. wwn

Berita Terkait :  Bupati Hari Wuryanto Akui Kehadiran Mahasiswa KKN UNS Berikan Banyak Ide Kemajuan Kabupaten Madiun

Tim PKM Internasional Fakultas Kedokteran UNESA:

  • Dr. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes. (Ketua)
  • dr. Febrita Ardianingsih, M.Si.
  • dr. Nur Shanti Retno Pembayun, M.Or.
  • dr. Rizki Maulidya Putri, Sp.PD., FINASIM
  • dr. Andi Gita Fitri Martasiyah Dala, Sp.K.J.
  • Nur Ilahi Anjani, S.Ked., M.Kes.
  • Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed.
  • Vina Firmanty Mustofa, S.Keb., Bd., M.Kes.
  • Ns. Muhamad Ridlo, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Onk.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!