26.7 C
Sidoarjo
Friday, June 12, 2026
spot_img

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati saat dikonfirmasi usai pelantikan anggota Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (12/6/2026).

Pemkot Kediri, Bhirawa.
​Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga ketertiban umum. Fokus utama kali ini tertuju pada pemberantasan peredaran minuman keras (miras) ilegal yang kerap menjadi pemicu aksi konvoi ugal-ugalan dan “koboi jalanan” yang meresahkan warga.

​Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali secara tegas telah menginstruksikan Satpol PP dan dinas terkait untuk memperketat razia miras ilegal tanpa pandang bulu. Langkah ini diambil bukan hanya demi keamanan, melainkan juga untuk mempertegas visi misi Kota Kediri sebagai kota yang agamis.

​”Saya juga sudah mengarahkan kepada Satpol PP dan dinas terkait untuk menertibkan miras ilegal karena ini sesuai dengan visi-misi Pemerintah Kota, salah satunya adalah agamis. Kota Kediri jangan sampai ada miras yang ilegal,” ujar Vinanda saat dikonfirmasi usai pelantikan anggota Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (12/6/2026) sore.

​Selain menyasar akar masalah berupa peredaran miras, Pemkot Kediri juga telah mematangkan strategi pengamanan melalui rapat koordinasi intensif bersama jajaran TNI, Polri, dan Kejaksaan. Sejumlah titik strategis di wilayah Kota Kediri kini telah dipetakan untuk didirikan posko pengamanan terpadu. Langkah preventif ini disiapkan untuk menghalau potensi gangguan keamanan, terutama aksi konvoi kendaraan bermotor yang dipicu oleh pengaruh alkohol.

Berita Terkait :  DPUPR Kota Batu Siaga Respon Cepat Bencana Hidrometeorologi

“Kita sudah mengantisipasi. Kemudian sudah menetapkan titik-titik lokasi nantinya yang bisa kita gunakan istilahnya posko, posko untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

​Mbak Wali mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum muda, untuk tetap menjaga predikat Kota Kediri yang terkenal guyub rukun dan adem ayem dalam keberagaman. Dibandingkan melakukan konvoi yang merugikan, ia mengimbau warga untuk mengisi malam tahun baru Islam ini dengan kegiatan bermunajat.

​”Kita ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, sesuai tema bermunajat untuk meraih masa depan yang gemilang. Selain bekerja keras, kita juga harus berdoa dengan sungguh-sungguh dan bergotong-royong membangun Kota Kediri,” tambahnya.

​Di akhir penyataannya, orang nomor satu di Kota Kediri tersebut meminta peran aktif masyarakat untuk menjadi mata dan telinga pemerintah dalam memberantas peredaran miras terlarang. Kolaborasi instansi terkait, serta peran aktif masyarakat dinilai efektif memberantas praktik peredaran miras ilegal.

​”Kita butuh gotong royong dari masyarakat. Kalau ada miras yang ilegal, laporkan kepada kami, termasuk ke Polres, agar supaya nanti kami bisa menindaklanjuti,” pungkas Mbak Wali. [ira.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!