27.8 C
Sidoarjo
Sunday, June 7, 2026
spot_img

Penting! Simulasi SPMB 2026 Dibuka, CMB Wajib Ikut


Simulasi SPMB Domisili-Prestasi Dibuat Mirip Asli
Dindik Jatim, Bhirawa
Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur membuka layanan simulasi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 pada 8-9 Juni 2026. Melalui simulasi ini, calon murid baru (CMB) diminta memanfaatkan kesempatan latihan pendaftaran agar tidak mengalami kesulitan saat pelaksanaan SPMB resmi dimulai.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan simulasi pendaftaran memang tidak bersifat wajib. Namun, tahapan ini sangat disarankan karena membantu calon murid memahami sistem seleksi dan mekanisme pendaftaran di masing-masing jalur SPMB.

“Latihan ini kita buat sangat mirip saat pendaftaran nanti. Jadi saat calon murid baru ikut tahapan ini mereka tidak akan kesulitan saat pendaftaran riil SPMB nanti,” ujar Aries, Minggu (7/6).

Calon murid baru dapat mengakses laman spmb.jatimprov.go.id dengan login menggunakan NISN, PIN, tanggal lahir, dan tanggal terbit Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan Domisili (SKD). Simulasi ini hanya dapat diikuti oleh calon murid yang telah mendapatkan PIN. Karenanya ia mengimbau para calon murid agar segera menuntaskan pengambilan PIN. Sehingga dapat mengikuti tahapan simulasi pendaftaran.

Pasalnya, berdasarkan data Dindik Jatim per Minggu (7/6) pukul 13.30 WIB, jumlah calon murid yang melakukan pengajuan pengambilan PIN secara mandiri dan daring mencapai 303.299 murid. Dari jumlah tersebut, sebanyak 273.736 murid telah mendapatkan PIN atau sekitar 90,25 persen. Sementara jumlah lulusan SMP/MTs sederajat di Jawa Timur tahun ini mencapai 618.479 murid.

Berita Terkait :  Kolaborasi Putera Sampoerna Foundation dan Pemkab Kediri

Aries menegaskan PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB. Sebab tanpa PIN, calon murid tidak dapat mengikuti pendaftaran di tahap manapun. Karena itu, pihaknya meminta seluruh calon murid yang belum memperoleh PIN segera melakukan pengambilan sebelum batas akhir pada Selasa, 9 Juni 2026.

“PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB. Jadi ayo adik-adik segera tuntaskan pengajuan pengambilan PIN agar bisa mengikuti tahapan simulasi pendaftaran SPMB. Ini harus dimanfaatkan,” tegas mantan Pj Wali Kota Batu tersebut.

Kadindik kelahiran Makassar ini menjelaskan simulasi pendaftaran hanya berlaku untuk jalur Domisili dan Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA maupun SMK. Dalam simulasi ini, calon murid dapat mengetahui peluang memilih sekolah sesuai rayon domisili serta memahami sistem pemeringkatan yang berlaku.

Pada jalur domisili SMA/SMK tahun ini, calon murid tidak diperbolehkan memilih jenjang SMA dan SMK secara bersamaan karena pendaftaran kedua jalur dibuka pada waktu yang sama, yakni 11-12 Juni 2026. Untuk pilihan sekolah, calon murid maksimal dapat memilih tiga SMA dalam rayon atau tiga konsentrasi keahlian pada SMK yang sama atau yang berbeda.

Aries juga mengingatkan simulasi hanya bisa dilakukan satu kali sehingga calon murid diminta memahami seluruh tahapan dengan baik.

Selain itu, simulasi tidak dapat diikuti calon murid dengan kondisi khusus yang menggunakan Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD) Mutasi, karena jalur Mutasi tersebut hanya tersedia pada tahap kedua. Sedangkan calon murid pengguna Surat Keterangan Domisili (SKD) akibat bencana alam atau pondok pesantren tetap dapat mengikuti simulasi.

Berita Terkait :  Tiga Mahasiswa Untag Surabaya Belajar Membuat Konten Kreatif, Tingkatkan Ketrampilan Komunikasi

“Di sekolah-sekolah sudah ada helpdesk dan petugas panitia SPMB yang siap membantu memberikan pelatihan proses pendaftaran. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk latihan ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, tahapan pengambilan PIN mandiri SPMB SMA/SMK Negeri Jawa Timur berlangsung pada 28 Mei hingga 9 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran tahap pertama jalur Domisili SMA dengan kuota 35% dan Domisili SMK dengan kuota 10 persen dibuka pada 11-12 Juni 2026.

Tahap kedua untuk jalur Mutasi SMA/SMK, Afirmasi SMA (30%), Afirmasi SMK (15%), Mutasi Orang Tua (5 persen) dan Prestasi Hasil Lomba (5%) dibuka pada 17-18 Juni 2026. Sedangkan jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dengan kuota 25% berlangsung pada 24-25 Juni 2026 dan jalur Nilai Prestasi Akademik SMK dengan kuota 65 persen dibuka pada 30 Juni dan 1 Juli 2026. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!