Oleh:
Wiwikeko, Kabupaten Tulungagung
Guna memfasilitasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jatim, UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Provinsi Jatim di Tulungagung melakukan layanan jemput bola ganti plat nomor kendaraan bermotor (ranmor) milik Pemkab Tulungagung, Kamis (4/6).
Layanan ini berlangsung hanya satu hari saja di GOR Lembu Peteng Kota Tulungagung dan langsung jadi.
“Ini salah satu inovasi dari Bapenda Provinsi Jatim. Satu hari langsung jadi,” ujar Kasi Pembayaran dan Penagihan UPT PPD Bapenda Provinsi Jatim di Tulungagung, Djoko WP.
Ia menyebut layanan ganti plat nomor ranmor milik Pemkab Tulungagung baik roda empat maupu roda dua yang sehari langsung jadi ini merupakan layanan inovasi bernama Gayatri.
“Gayatri singkatan dari ganti krepyak (plat) tanpa antri. Inovasi dari UPT PPD Bapenda Provinsi Jatim di Tulungagung” bebernya.
Inovasi tersebut, menurut Djoko, sudah berjalan tiga tahun. Dan saat ini berlangsung di GOR Lembu Peteng.
“Tahun sebelumnya, kami juga melakukan layanan jemput bola seperti ini. Tetapi di kecamatan-kecamatan. Dari 19 kecamatan kami sudah melayani di 12 kecamatan,” paparnya.
Layanan inovasi Gayatri di GOR Lembu Peteng berlangsung relatif cepat. Jumlah ranmor yang diganti platnya tidak terlalu banyak. Dari data awal sebanyak 38 ranmor kemudian tersisir hanya tinggal 20 ranmor saja.
“18 kendaraan bermotor milik Pemkab Tulungagung lainnya yang terdata itu ternyata sudah melakukan pembayaran terlebih dulu. Jadi tinggal 20 kendaraan bermotor saja,” terangnya.
Ketika ditanya apakah ada ranmor milik Pemkab Tulungagung yang tidak melakukan penggantian plat ranmor sampai melewati batas lima tahunan, Djoko menyatakan tidak ada.
“Tidak ada. Semua dilakukan penggantian di batas waktu lima tahunan,” ucapnya.
Pantauan Bhirawa, layanan Gayatri yang dilakukan UPT PPD Bapenda Provinsi Jatim di Tulungagung pada ranmor milik Pemkab Tulungagung yang tersebar di sejumlah OPD itu juga dibantu oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung. [wed.gat]


