28.9 C
Sidoarjo
Wednesday, June 3, 2026
spot_img

Perkuat Deteksi Dini Kanker Leher Rahim, Pemkot Mojokerto Gandeng Organisasi Perempuan

Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto menggandeng berbagai organisasi perempuan untuk memperkuat upaya deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyelamatan nyawa perempuan dari risiko kanker leher rahim yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka Rapat Koordinasi dalam Rangka Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto yang berlangsung di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Rabu (3/6).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu meminta dukungan seluruh pimpinan dan pengurus organisasi perempuan untuk mengajak anggotanya menjalani pemeriksaan IVA yang tersedia secara gratis di seluruh puskesmas.

“Kami membutuhkan bantuan panjenengan semua untuk menyampaikan kepada seluruh anggota organisasi perempuan agar mau melakukan pemeriksaan IVA. Semua layanan ini gratis, tinggal datang ke puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan angka kematian akibat kanker leher rahim. Melalui pemeriksaan IVA, indikasi kanker dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dan pengobatan bisa segera dilakukan.

Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Akibatnya, banyak kasus baru diketahui ketika penyakit telah memasuki stadium lanjut dan lebih sulit ditangani.

Berita Terkait :  Pjs Bupati Mojokerto Berharap Cafe Jamu Bisa Gairahkan Ekonomi Desa

“Rata-rata yang tidak mau melakukan pemeriksaan sejak dini, tahu-tahu datang ke dokter sudah stadium empat. Kalau sudah stadium empat sangat sulit diobati. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan nyawa,” katanya.

Pemkot Mojokerto terus meningkatkan cakupan skrining IVA dari tahun ke tahun. Pada 2024, sebanyak 6.298 perempuan telah menjalani pemeriksaan IVA. Jumlah tersebut meningkat menjadi 8.718 perempuan pada 2025. Sementara hingga akhir Mei 2026, tercatat 4.228 perempuan telah mengikuti skrining.

Melihat tren peningkatan tersebut, Ning Ita berharap keterlibatan organisasi perempuan dapat mendorong capaian skrining IVA tahun 2026 melampaui hasil tahun sebelumnya. Ia pun mengajak seluruh organisasi perempuan untuk terus menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan perempuan. “Mari kita jaga bersama sesama perempuan. Kita ikhtiarkan bersama-sama agar semakin banyak perempuan yang terselamatkan dari bahaya kanker leher rahim,” pungkasnya.[oky.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!