28.3 C
Sidoarjo
Saturday, June 20, 2026
spot_img

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Situbondo Tanam 800 Benih Semangka Big Maduri

Situbondo, Bhirawa
Rutan Kelas IIB Situbondo Kantor Wilayah DitjenPas Jawa Timur kembali menguatkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian melalui bidang pertanian. Sebanyak 800 benih semangka jenis Big Maduri atau semangka hibrida tipe Inul yang dikenal dengan bentuk lonjong dan daging buah yang manis, ditanam langsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Situbondo berlokasi di Desa/Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Senin (1/6).

Kegiatan penanaman ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Situbondo, Suwono dan diikuti oleh petugas serta warga binaan yang tergabung dalam program ketahanan pangan. Sejak pagi, suasana SAE Rutan Situbondo tampak hidup dengan semangat gotong royong. Lubang tanam telah disiapkan, pupuk dasar ditebar, dan benih semangka ditanam satu per satu dengan penuh ketelitian.

Kepala Rutan Situbondo, Suwono menyampaikan bahwa penanaman semangka Big Maduri bukan sekadar kegiatan pertanian, tetapi bagian dari strategi pembinaan yang produktif. “Semangka hibrida tipe Inul dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif cepat. Ini melatih warga binaan agar memiliki keterampilan bertani modern yang bisa mereka gunakan setelah bebas nanti,” ujar Suwono.

Kata Suwono, pemilihan SAE sebagai lokasi penanaman juga memiliki makna penting. Karena, aku dia, lahan ini difungsikan sebagai ruang edukasi sekaligus tempat asimilasi positif, di mana warga binaan belajar, bekerja, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri,” tutur Suwono.

Berita Terkait :  Surabaya Startup Festival 2024 Hadirkan Workshop AI

Dengan target panen dalam 70-80 hari ke depan, lanjut Suwono, hasil semangka Big Maduri nantinya direncanakan untuk memenuhi kebutuhan internal Rutan dan juga dipasarkan sebagai bagian dari upaya kemandirian ekonomi satuan kerja.

“Penanaman 800 benih semangka ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Rutan Situbondo tidak berhenti pada dinding sel, tetapi tumbuh bersama alam dan harapan yang maksimal menghadapi masa depan peningkatan ekonomi yang gemilang,” pungkas pria asli Kediri itu.[awi.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!