Drs Slamet Riyadi MPd
Drs Slamet Riyadi, MPd, tercatat tiga tahun menahkodai Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo. Ya, resminya menjabat mulai tahun 2023 hingga 2026 saat ini.
Kepada Bhirawa, mantan Kepala SMAN 1 Sukosari, Kabupaten Bondowoso itu mengaku tidak menyangka bakal meraih penghargaan prestisius Avrica Van Java (AVJ) yang dibidani oleh Jawa Pos-Radar Situbondo tahun 2026.
“Sejatinya saya mau hadir langsung pada puncak penyerahan penghargaan AVJ yang di hadiri Bupati, Wabup dan jajaran Forkopimda Situbondo bersama puluhan peraih penghargaan AVJ laiinya. Namun karena bersamaan dengan kegiatan Pemprov di Surabaya, saya wakilkan ke Kasubag Cabdindik, Mohammad Syarifuddin,” aku Slamet Riyadi, Jumat (22/5).
Masih kata Slamet, capaian penghargaan itu ia raih berkat adanya kekompakan dan kebersamaan pada keluarga besar Cabdin Wilayah Bondowoso Situbondo. “Berkat kekompakan itulah, saya akhirnya banyak meraih penghargaan dari Pemprov Jatim,” tutur mantan Kepala Smadatara Genteng Banyuwangi itu.
Kekompakan itu, aku Slamet, ia bungkus dalam sebuah inovasi kerja bernama Dinasti atau Disiplin Kinerja Pasti. Berkat inovasi ini pula, ulas Slamet, Situbondo dan Bondowoso panen apresiasi dan penghargaan dari berbagai kalangan baik lokal dan regional Jatim.
“Tanpa bermaksud lain, Situbondo kualitas pendidikan tingkat atas dikenal kurang baik dan bahkan selalu berwarna merah. Alhamdulillah kini berubah warna status kualitas pendidikannya, yakni menjadi biru,” ujar Slamet.
Mantan Kepala SMAN 1 Pesanggaran Banyuwangi itu melanjutkan, selain menggagas inovasi Dinasti, dirinya juga menelorkan program akuntabilitas pelaporan keuangan. Nah, dengan program ini pula, Cabdindik Wilayah Bondowoso didapuk meraih juara tiga katagori akuntabilitas keuangan tingkat Jatim pada tahun 2024 lali.
“Ya untuk mencapai sebuah tujuan bersama selain didasari oleh kekompakan dan kebersamaan, juga harus ditopang dengan disiplin kerja. Dengan ini, saya optimis kinerja Cabdindik Wilayah Bondowoso-Situbondo terus semakin maju,” ulas Slamet
Mantan PLT Kacabdindik Wilayah Banyuwangi itu melanjutkan, berkat inovasi Dinasti ia juga diganjar penghargaan piagam luar biasa katagori spot motivation dari Pemprov Jatim. “Alhamdulillah berkat ini semua Cabdindik Wilayah Bondowoso-Situbondo dinyatakan sebagai terbaik pertama dalam membangun kebersamaan kinerja pada tahun 2025 lalu,” tandas Slamet.
Kedepan Slamet Riyadi yang asli kelahiran Banyuwangi itu berobsesi jumlah lulusan SMA dan SMK bisa terus bertambah jumlahnya untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi. Terbukti, urai Slamet, saat ini jumlah siswa yang diterima pada program SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) baik di Situbondo dan Bondowoso semakin bertambah banyak.
“Meski sebelumnya angkanya kecil kami terus optimis kedepan akan terus bertambah melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Ini kami lakukan bersama sama sehingga penyumbang jumlah siswa yang diterima di program SNBP terus mengalami peningkatan yang signifikan,” pungkas Slamet. [awi.gat]


