Pemkot Kediri, Bhirawa
Menjelang Hari Raya Iduladha, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri meneladani kisah Nabi Ibrahim AS sebagai bentuk pengabdian yang tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat.
Menurut Vinanda, kisah Nabi Ibrahim AS yang rela berkorban demi menaati perintah Allah SWT mengandung nilai ketulusan, keikhlasan, dan pengabdian yang patut diterapkan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
”Kadangkala kita melihat pekerjaan hanya sebatas formalitas, masuk jam 8 pulang jam 4. Padahal tidak seperti itu. Kita sebagai ASN harus bekerja dengan ikhlas, mengabdi dengan tulus, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya, Senin (25/5).
Selain menekankan pengabdian ASN, Vinanda juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Iduladha.
”Kita bukan Superman atau Wonder Woman. Kita butuh orang lain untuk memastikan pelaksanaan hari raya bisa berjalan baik dan kondusif,” tegasnya.
Vinanda menambahkan, momentum Hari Raya Kurban tidak hanya menjadi pembelajaran bagi umat Muslim, tetapi juga dapat memperkuat toleransi dan saling memahami antarumat beragama.
”Kalau menambah pengetahuan tentunya ini akan meningkatkan rasa toleransi kita,” katanya.
Vinanda menegaskan, tugas ASN bukan sekadar menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus memahami hak dan kewajiban serta mampu hadir di tengah masyarakat. ASN diminta peka terhadap kondisi sosial yang berkembang dan mampu melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Selain itu, ASN diminta ikut memantau kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan oleh dinas terkait maupun dokter hewan sebelum hewan diserahkan untuk dikurbankan. Pemerintah Kota Kediri juga akan memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga maupun kelangkaan.
Jika ditemukan lonjakan harga, pemerintah menyiapkan langkah stabilisasi, salah satunya melalui pasar murah guna meringankan beban masyarakat.
Di akhir arahannya, Vinanda mengingatkan pentingnya memastikan lokasi penyembelihan hewan kurban dalam kondisi higienis dan sesuai syariat. Edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban yang baik juga perlu terus dilakukan agar daging yang dihasilkan aman dan halal dikonsumsi. [van.nov.fen]


