Kota Probolinggo, Bhirawa
Pemerintah Kota Probolinggo bersama 12 pemerintah kota lainnya di wilayah Komisariat IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menyepakati sejumlah rekomendasi strategis dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21 di Denpasar, Bali, 21-23 Mei 2026.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut di antaranya penguatan ketahanan fiskal daerah, harmonisasi regulasi pusat dan daerah, penguatan tata kelola aparatur sipil negara (ASN), hingga pengembangan ekonomi lokal berbasis UMKM.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin mengatakan, forum APEKSI menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.
“Berbagai isu strategis yang dibahas dalam forum ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini, mulai dari penguatan fiskal, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM hingga transformasi pelayanan publik,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi penurunan dana transfer pusat menjadi tantangan tersendiri bagi daerah. Karena itu, dibutuhkan strategi penguatan kapasitas fiskal agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program strategis nasional dengan kebutuhan daerah. Hal tersebut dinilai penting agar kebijakan pusat dapat berjalan selaras dengan kondisi riil di masing-masing kota.
Rakerkomwil IV APEKSI tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”. Sejumlah agenda turut digelar, mulai pembahasan isu strategis perkotaan, Denpasar City Expo, kegiatan seni budaya hingga aksi pelestarian lingkungan melalui pelepasan tukik di Pantai Sanur.
Aminuddin menegaskan, Pemkot Probolinggo mendukung penguatan sinergi antardaerah demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan pembangunan berkelanjutan.
“Semangat kolaborasi ini menjadi energi bersama untuk mewujudkan kota yang maju, berdaya saing, ramah lingkungan dan tetap menjaga nilai-nilai sosial budaya,” tandasnya.
Melalui keikutsertaan dalam forum tersebut, Pemkot Probolinggo berharap dapat memperluas jejaring kerja sama antarkota sekaligus menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. [irf.dre]


