27 C
Sidoarjo
Monday, May 25, 2026
spot_img

UNAIR Perketat Jalur Mandiri dan Terapkan Single Tarif IPI


Surabaya, Bhirawa
Universitas Airlangga (UNAIR) menangkap adanya perubahan tren dalam penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Dari Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 yang diumumkan Senin (25/5), pukul 15.00 WIB, tren kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi meningkat signifikan dan mulai bersaing ketat dengan program sarjana akademik (S1).

Rektor UNAIR, Muhammad Madyan, menyebut karakter pendidikan vokasi yang lebih praktis dan berorientasi pada kesiapan kerja menjadi alasan utama meningkatnya minat calon mahasiswa.

“Pendidikan vokasi kami memang didesain fokus pada aspek vokasional agar lulusannya bisa lebih cepat terserap di dunia kerja,” ujar Prof Madyan, Senin (25/5).

Menurut Prof Madyan, tingginya animo terlihat dari pola pilihan peserta. Lebih dari 50 persen calon mahasiswa yang lolos di program vokasi ternyata menempatkan program tersebut sebagai pilihan ketiga saat pendaftaran.

Ia menjelaskan, beberapa program Diploma 3 (D3) di UNAIR kini telah ditingkatkan menjadi Diploma 4 (D4) guna menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan industri.

“Program D3 yang orientasi kerjanya cepat sudah kami tingkatkan menjadi D4 untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang menginginkan masa studi lebih panjang dengan kompetensi sarjana terapan,” jelasnya.

Untuk memperkuat keterhubungan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, UNAIR juga akan melibatkan lebih banyak praktisi dalam penyusunan kurikulum.

Langkah itu dilakukan agar program link and match antara kampus dan dunia kerja semakin optimal. Selain membahas tren penerimaan mahasiswa baru, UNAIR juga menegaskan komitmennya memberantas praktik perjokian pada seleksi jalur Mandiri.

Berita Terkait :  Satlantas Polres Gresik dan RS Petrokimia Gelar Pelatihan PPGD

Prof Madyan mengatakan, kampus telah mengevaluasi berbagai modus kecurangan yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Pengamanan pada pelaksanaan ujian mandiri dipastikan dilakukan secara berlapis.

“Kami sudah mengantisipasi segala bentuk potensi kecurangan untuk jalur Mandiri nanti. Pengamanan dilakukan mulai pemeriksaan fisik menggunakan metal detector hingga pencocokan dokumen dan wajah peserta secara langsung di ruang ujian,” tegasnya.

Ia menambahkan, UNAIR juga menyiapkan sejumlah sistem pengamanan internal lain yang tidak dipublikasikan demi menjaga efektivitas pengawasan di lapangan.

Terkait kuota penerimaan, UNAIR menetapkan rata-rata kuota jalur Mandiri sebesar 48 persen, sesuai batas maksimal regulasi pemerintah yang mencapai 50 persen.

Namun, kuota tersebut tidak berlaku merata di semua program studi. Beberapa prodi dengan tingkat persaingan tinggi hanya menyediakan kuota jalur Mandiri sekitar 20 hingga 30 persen.

“Program studi Kedokteran masih menjadi jurusan dengan tingkat persaingan paling ketat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Prof Madyan juga meluruskan informasi mengenai biaya pendidikan di UNAIR. Ia memastikan tidak ada kenaikan uang kuliah pada tahun ini, termasuk di Fakultas Kedokteran.

Meski demikian, UNAIR melakukan perubahan skema pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dengan menerapkan sistem tarif tunggal atau single tarif.

Sebelumnya, pembayaran IPI memiliki beberapa kategori pilihan nominal yang ditentukan saat pendaftaran. Kini, sistem tersebut disederhanakan menjadi satu tarif tetap.

“Kebijakan ini diambil agar sistem pembayaran menjadi lebih transparan, adil, dan memberikan kepastian bagi orang tua mahasiswa,” katanya.

Berita Terkait :  Wisuda SOTH dan Selantang Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Kota Batu

Sementara itu, untuk skema Uang Kuliah Tunggal (UKT), UNAIR tetap mempertahankan sistem dua kategori seperti tahun sebelumnya.

Menutup keterangannya, pihak kampus kembali mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan melalui jalur belakang.

UNAIR menegaskan, satu-satunya indikator kelulusan jalur Mandiri adalah nilai tes murni yang diperoleh peserta saat ujian berlangsung. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!