Pemprov Jatim, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 1.000 pengemudi ojek online (ojol) Gojek di RS Korpri Pura Raharja. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Mei 2026 dengan kuota perharinya 250-300 orang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan layanan kesehatan tersebut. Ia menyebut program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Kesehatan, Pemprov Jatim, Pemerintah Kota Surabaya, serta pihak Gojek, dengan dukungan fasilitas kesehatan daerah.
Menurut Khofifah, pemeriksaan kesehatan rutin bagi pengemudi ojol menjadi penting mengingat tingginya intensitas kerja di lapangan. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan darah, serta sejumlah item medical check-up lainnya.
“Cek kesehatan ini makin rutin makin baik, karena kita ingin memastikan kondisi kesehatan para pengemudi tetap terpantau,” ujarnya, usainya usai peninjauan, Jumat (22/5).
Sementara itu, Direktur RS Korpri Pura Raharja dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA., Sp.JP., FIHA., FACC, menjelaskan kegiatan CKG tersebut juga merupakan bagian dari program prioritas nasional.
Terdapat sekitar 11 jenis pemeriksaan yang dilakukan, mulai dari BMI, gula darah, profil lipid, EKG, hingga pemeriksaan HPV DNA.
Terkait, pemeriksaan HPV DNA, kata Jibril menjadi salah satu layanan unggulan dalam kegiatan ini, khususnya bagi kelompok perempuan.
Menurutnya, skrining tersebut penting untuk deteksi dini kanker serviks, namun masih belum banyak diketahui masyarakat karena biaya pemeriksaannya relatif tinggi jika dilakukan secara mandiri.
Program layanan kesehatan ini ditargetkan dapat menjangkau kelompok rentan, termasuk pengemudi perempuan, sebagai upaya memperluas akses skrining kesehatan preventif di Jawa Timur. [ina.kt]


