28 C
Sidoarjo
Friday, May 22, 2026
spot_img

Magang di Planet Laundry, Kevin Praktikkan Strategi Komunikasi Pemasaran Digital


Surabaya, Bhirawa
Planet Laundry sebagai perusahaan penyedia paket usaha laundry memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana komunikasi pemasaran digital. Berbeda dengan pendekatan promosi yang hanya menampilkan penawaran produk, Planet Laundry lebih banyak menghadirkan konten edukasi mengenai peluang usaha laundry, potensi keuntungan, kebutuhan modal, serta pengalaman para mitra yang telah menjalankan bisnis tersebut.

Strategi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum mereka mengambil keputusan untuk berinvestasi atau bergabung sebagai mitra usaha.

Selama menjalani program magang di Planet Laundry pada Divisi Kreatif sebagai Content Creator, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Kevin Rarome terlibat dalam berbagai proses produksi konten digital.

Kegiatan yang Kevin lakukan meliputi brainstorming ide konten bersama tim, menyusun daftar konten yang akan diproduksi, melakukan proses pengambilan gambar, menjadi talent dalam beberapa konten, melakukan editing video, membantu pembuatan desain flyer dan feed media sosial, serta melakukan evaluasi terhadap konten yang telah dipublikasikan.

Dalam proses perencanaan konten, tim selalu berusaha memahami kebutuhan informasi yang dicari oleh calon audiens. Banyak masyarakat yang tertarik untuk memiliki usaha sendiri, tetapi masih ragu karena belum memahami potensi keuntungan, kebutuhan modal, maupun proses operasional yang harus dijalankan. Kondisi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan berbagai konten edukasi yang dipublikasikan melalui media sosial Planet Laundry.

Berita Terkait :  Bank Muamalat Luncurkan Co-Branding Kartu Tanda bagi Mahasiswa Unair dan UB

Konten edukasi yang diproduksi berisi informasi mengenai peluang bisnis laundry, potensi keuntungan yang dapat diperoleh, strategi pengelolaan usaha, hingga tips menjalankan bisnis laundry secara efektif. Selain itu, Planet Laundry juga menghadirkan konten berupa wawancara dengan mitra usaha dan pelanggan sebagai bentuk bukti nyata bahwa bisnis laundry memiliki peluang yang menjanjikan. Konten seperti ini memberikan gambaran langsung kepada audiens mengenai pengalaman para pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis laundry bersama Planet Laundry.

Strategi tersebut menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran digital tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan hard selling. Sebaliknya, Planet Laundry menerapkan pendekatan soft selling dengan memberikan informasi yang bermanfaat terlebih dahulu kepada audiens. Melalui konten edukasi, masyarakat dapat memahami peluang bisnis laundry secara lebih mendalam sebelum mengambil keputusan untuk bergabung sebagai mitra usaha. Pendekatan ini membantu membangun kepercayaan karena audiens merasa memperoleh manfaat dari informasi yang disampaikan, bukan sekadar menerima promosi penjualan.

Sebagai Content Creator, Kevin memahami bahwa keberhasilan sebuah konten tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual yang menarik, tetapi juga oleh kemampuan konten tersebut dalam menjawab kebutuhan audiens. Oleh karena itu, setiap proses brainstorming dilakukan dengan mempertimbangkan pertanyaan atau kekhawatiran yang sering muncul dari calon investor dan calon mitra usaha. Informasi yang kompleks kemudian dikemas dalam bentuk konten yang lebih sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Berita Terkait :  PMB Unigoro Jalur Reguler Dibuka, Dapatkan Beasiswa Jutaan Rupiah

Selain itu, keterlibatan Kevin sebagai talent dalam beberapa konten juga memberikan pengalaman mengenai pentingnya komunikasi yang efektif di media sosial. Penyampaian pesan yang jelas, penggunaan bahasa yang sederhana, serta pendekatan yang lebih personal dapat membantu audiens memahami informasi dengan lebih baik. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan konten edukasi dalam menarik perhatian dan meningkatkan minat masyarakat terhadap bisnis laundry.

Berdasarkan pengalaman selama magang, Kevin melihat bahwa konten edukasi memiliki peran penting dalam membangun hubungan antara perusahaan dan audiens. Ketika masyarakat memperoleh informasi yang relevan mengenai peluang usaha, mereka menjadi lebih percaya terhadap perusahaan dan lebih terbuka untuk mempertimbangkan investasi atau kerja sama bisnis. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!