31.7 C
Sidoarjo
Wednesday, June 10, 2026
spot_img

Kota Mojokerto Bisa Jadi ‘The Biggest Little City’ di Indonesia

Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Tokoh pers nasional sekaligus mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, memuji Kota Mojokerto sebagai kota kecil yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Bahkan, ia menyebut Kota Mojokerto mirip dengan Kota Reno di Nevada Utara, Amerika Serikat, yang dikenal dengan slogan ikonik “The Biggest Little City in the World”. Hal itu disampaikan Dahlan saat menghadiri agenda Disway Explore Business with Dahlan Iskan East Java Series Mojokerto di Balai Kota Mojokerto, Kamis (21/5).

Menurut Dahlan, ukuran wilayah bukan menjadi penentu sebuah daerah bisa maju dan dikenal luas. Yang terpenting adalah kemampuan daerah dalam menggali potensi, kreativitas, serta membangun kualitas sumber daya manusianya. “Mojokerto kota kecil tetapi tidak boleh merasa kecil. Kecil dan besar itu tidak penting. Yang penting potensinya,” tutur Dahlan.

Ia menilai langkah Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam mengembangkan UMKM, industri kreatif, hingga sektor pendidikan sudah berada di jalur yang tepat. Beragam potensi lokal seperti batik, industri sepatu, hingga penguatan SDM dinilai menjadi modal penting bagi Kota Mojokerto untuk terus berkembang. Menurut Dahlan, daerah yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah justru harus bertumpu pada kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan dan kreativitas masyarakatnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Mojokerto dalam rangkaian business trip tersebut. Ia berharap kunjungan para pelaku usaha dapat membuka peluang investasi baru sekaligus memperluas jejaring UMKM dan IKM lokal.

Berita Terkait :  Merajut Asa UMKM Sidoarjo Menuju Pasar Global

“Harapan kami kegiatan ini dapat membuka peluang investasi di Kota Mojokerto sehingga membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang saat ini mencapai 5,34 persen, sekaligus membuka jejaring bagi UMKM dan IKM agar bisa berkembang dan naik kelas,” ujarnya.

Kegiatan Disway Explore Business diikuti puluhan pelaku usaha dari berbagai daerah. Selain berdiskusi mengenai potensi ekonomi, rombongan juga mengunjungi Museum Gubug Wayang dan Galeri Soekarno Kecil untuk melihat lebih dekat potensi budaya dan sejarah yang dimiliki Kota Mojokerto. Melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, serta pembangunan sumber daya manusia, Kota Mojokerto terus menunjukkan diri sebagai kota kecil dengan peluang besar untuk tumbuh dan bersaing.[oky.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!