29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Tak Hanya Magang, Mahasiswa Ilkom Olah Konten Edukasi PL PPKTP Guna Mencegah Kekerasan Seksual di Untag Surabaya


Surabaya, Bhirawa
Perkembangan media digital membuat penyampaian informasi di lingkungan kampus semakin bergantung pada media sosial. Instagram menjadi salah satu platform yang banyak digunakan untuk menyampaikan pesan edukasi kepada mahasiswa karena dinilai lebih cepat, visual, dan mudah dipahami. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh Pusat Layanan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PL-PPKPT) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sebagai sarana penyebaran informasi mengenai pencegahan kekerasan di lingkungan kampus.

Program magang yang melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya menjadi bagian dari pengembangan media edukasi digital tersebut. Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini, Mustika Dewy Anggraeny, mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana pengelolaan media sosial institusi dilakukan agar mampu menyampaikan pesan edukasi dengan lebih efektif kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang membantu mahasiswa mengenal proses komunikasi digital di lingkungan kerja secara nyata.

Pengelolaan media sosial dalam program magang dilakukan dengan memperhatikan tampilan visual dan kualitas informasi yang disampaikan. Setiap konten disusun melalui proses penentuan tema, penyederhanaan materi, hingga penyesuaian desain agar informasi lebih mudah dipahami audiens. Tampilan feed Instagram juga dirancang lebih konsisten supaya identitas visual akun terlihat rapi dan profesional ketika diakses mahasiswa.

Penyusunan konten edukasi tidak hanya berfokus pada desain yang menarik, tetapi juga memperhatikan cara penyampaian pesan agar tetap komunikatif. Penggunaan warna, tipografi, tata letak tulisan, serta pemilihan ilustrasi menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik visual media sosial. Pengalaman tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa media digital memerlukan strategi komunikasi yang tepat agar informasi dapat diterima dengan baik oleh audiens.

Berita Terkait :  Dr Suyadi: Bangun Pendidikan Seharusnya Tak Hanya Fisik

Sejumlah konten edukasi yang dipublikasikan melalui Instagram PL-PPKPT Untag Surabaya disusun berdasarkan isu dan pola kasus yang pernah ditangani lembaga tersebut. Informasi mengenai perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, maupun kekerasan verbal kemudian dikembangkan menjadi materi edukatif tanpa menyertakan identitas pihak terkait. Bentuk penyampaian seperti ini membuat konten terasa lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan kampus yang aman dan saling menghargai.

Kegiatan magang juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara visual dan isi pesan dalam media sosial institusi. Konten yang menarik secara desain belum tentu efektif apabila pesan yang disampaikan sulit dipahami audiens. Pengalaman tersebut membuat mahasiswa lebih memahami bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai media edukasi yang memiliki dampak positif bagi lingkungan kampus.

Program magang di PL-PPKPT Untag Surabaya menjadi pengalaman yang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan di bidang media digital dan komunikasi publik. Pengelolaan Instagram sebagai media edukasi memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah institusi memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan positif kepada masyarakat kampus. Kreativitas dalam mengelola konten digital juga menjadi salah satu keterampilan penting yang terus berkembang di era komunikasi modern saat ini. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!