28.8 C
Sidoarjo
Monday, May 18, 2026
spot_img

DPD PDIP Jatim Lantik PAC se-Kabupaten Lamongan

Lamongan, Bhirawa
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lamongan masa bakti 2026-2031.

Prosesi sakral yang mempertegas kesiapan mesin partai menyongsong Pemilu 2029 ini berlangsung khidmat di Gedung Sport Center Lamongan (SCL), Senin (18/5).

Mengusung tema peninggalan Bung Karno, “samenbundeling van allerevolutionare krachten in de natie” (menyatupadukan segenap tenaga revolusioner dalam suatu bangsa), pelantikan ini menjadi simbol kebangkitan dan persatuan struktural partai di akar rumput.

Semangat tersebut dielaborasi langsung ke dalam visi strategis daerah: Solid Bergerak – Gotong Royong – Untuk Lamongan Maju.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Nasyirul Falah, yang akrab disapa Gus Falah, dalam arahannya menekankan bahwa esensi utama setelah dilantiknya kepengurusan PAC adalah pengabdian murni kepada masyarakat, bukan sekadar memburu jabatan struktural.

Menurutnya, ketulusan dalam mengabdi secara otomatis akan membuahkan hasil politik yang linier dan positif.

“Setelah dilantik, kuncinya hanya satu, yaitu pengabdian. Tidak sekadar mencari jabatan. Jika kita mengabdi dengan baik, maka hasilnya juga akan baik. Jangan kemudian ada rasa ewoh pakewuh (sungkan) dalam bergerak,” ujar Gus Falah tegas di hadapan ratusan kader.

Gus Falah juga menggarisbawahi pentingnya loyalitas tegak lurus terhadap garis instruksi partai. Ia mengingatkan agar mentalitas pengeluh dibuang jauh-jauh dari karakter kader banteng moncong putih, mengingat tantangan politik ke depan membutuhkan daya tahan ideologis yang kuat.

“Setelah mengabdi, kita harus memiliki kesetiaan mutlak kepada partai. Kalau hanya bisa mengeluh, itu bukan kader banteng moncong putih. PDI Perjuangan jangan pernah mengeluh! Melalui gotong royong, segala persoalan internal maupun eksternal pasti ada jalannya. Jangan pernah ragu menghadapi tahun 2029, instruksi partai adalah harga mati yang wajib dilaksanakan,” tambah tokoh yang aktif di sayap partai tersebut.

Berita Terkait :  RPJMD Bondowoso, Rumuskan Lima Misi Strategis, Enam Tujuan Serta 20 Sasaran Pembangunan Utama

Senada dengan Gus Falah, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, yang hadir mewakili Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Buya Said Abdullah, memaparkan grand strategy menghadapi Pemilu 2029.

DPD Jatim menetapkan kebijakan progresif dengan mewajibkan keterwakilan kaum muda di struktur PAC demi mengamankan basis suara pemilih adaptif.

“Buya Said Abdullah telah memutuskan bahwa kepengurusan PAC harus mengakomodasi perwakilan kaum muda secara signifikan dalam rangka memenangkan Pemilu 2029.

Realitasnya, mayoritas pemilih masa depan adalah Generasi Z dan Milenial. Berdasarkan riset dari berbagai lembaga survei, rujukan informasi dan pertukaran gagasan politik saat ini 100 persen bersumber dari media sosial,” ungkap Agus Wicaksono.

Ia menambahkan, kendati kekuatan sosiopolitik PDI Perjuangan dalam gerakan teritorial atau ‘perang darat’ sudah tidak diragukan lagi, integrasi ke ruang digital mutlak diperlukan. Struktur baru ini dirancang untuk mengombinasikan pengalaman kader senior dengan kedekatan teknologi yang dimiliki kader muda.

“Kader senior yang kaya pengalaman bertarung akan berkolaborasi erat dengan kader muda yang dilantik hari ini. Dengan soliditas tiga pilar partai, kami optimistis PDI Perjuangan akan memenangkan Pemilu secara konstitusional di tahun 2029. Target konkretnya jelas: Lamongan harus menjadi pemenang, kursi Bupati harus diisi oleh kader PDI Perjuangan, begitupun dengan posisi Ketua DPRD,” tegas Agus, seraya mengingatkan luasnya wilayah kerja Lamongan yang mencakup 27 kecamatan, 462 desa, dan 12 kelurahan.

Berita Terkait :  Serahkan 7 SK B KWK PKS Jatim All Out Raih Kemenangan Berkah dan Bermartabat

Agus meyakini target tersebut sangat rasional mengingat performa manajerial Lamongan yang saat ini masuk dalam kategori 5 terbaik di antara seluruh kabupaten di Jawa Timur.

Sumpah jabatan yang diucapkan para pengurus PAC hari ini menjadi titik awal untuk segera berkoordinasi dengan para tokoh desa, kepala desa, serta tokoh agama guna menuntaskan misi pemenangan.

Acara pelantikan ini juga diwarnai dengan apresiasi mendalam dari internal partai terhadap elemen masyarakat. Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Husen, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran perwakilan Ikatan Pemuda Pelajar Pembaru Indonesia (IP3I), warga kawasan Bengawan Njero, serta paguyuban Jogo Tirto yang mengawal isu lingkungan dan air.

Dalam sambutannya, Husen memberikan sinyal politik yang menarik perhatian publik terkait konfigurasi kepemimpinan daerah. “Jika Bupati Lamongan saat ini adalah Bapak Yuhronur Efendi, maka ‘Bupatinya’ PDI Perjuangan Lamongan adalah Mas Dirham Akbar Aksara. Semoga di tahun 2029 mendatang, beliau secara definitif memimpin sebagai Bupati Lamongan,” ucap Husen yang langsung diamini oleh seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan sekaligus Wakil Bupati Lamongan saat ini, Dirham Akbar Aksara (yang akrab disapa Mas Dirham), menyampaikan rasa syukur atas kelancaran agenda pelantikan ini. Dirham menegaskan kekuatan utama partai terletak pada keutuhan struktur hingga ke tingkat paling bawah.

“PDI Perjuangan tidak akan pernah menjadi partai yang besar selama kita tidak solid. Selama akar rumput (grassroots) kita tetap solid, saya yakin PDI Perjuangan akan terus jaya dan konsisten menjadi rumah perjuangan sejati bagi rakyat Indonesia,” tutur Dirham.

Berita Terkait :  Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Pj. Gubernur Adhy Pastikan Jatim Sejalan dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Lebih lanjut, dalam satu tahun tiga bulan masa kepemimpinan pemerintahan ‘Yes-Dirham’, Dirham memaparkan kontribusi nyata kepengurusan partai dalam mendukung roda pembangunan di Kabupaten Lamongan.

Sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat telah berhasil menempatkan Lamongan sebagai lumbung pangan terbesar di Jawa Timur sekaligus penopang pangan nasional.

“Swasembada pangan di Lamongan berjalan dengan sangat sukses. Ini adalah buah kerja keras kolaboratif. Ke depan, tantangan politik menuntut kita untuk tidak sekadar menjadikan generasi muda sebagai pelengkap atau pemanis ekuasi politik, melainkan sebagai motor penggerak utama partai. PAC dan Ranting harus adaptif terhadap perkembangan zaman guna menyerap aspirasi Gen Z,” urai Dirham.

Menutup konsolidasi tersebut, Dirham mengingatkan bahwa saat ini tiga pilar partai di Lamongan-baik di jajaran eksekutif, legislatif, maupun struktur DPC-telah terisi dengan komposisi terbaik.

Momentum emas ini harus dijaga agar target jangka panjang pada Pemilu 2029 untuk menempatkan kader murni sebagai Bupati Lamongan, Ketua DPRD Lamongan, serta keterwakilan di Ketua DPR RI dapat terwujud secara paripurna. [yit.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!