29.2 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

Wali Kota Mojokerto Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Buket bagi PKK Gunung Gedangan

Kota Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan buket bagi anggota Tim Penggerak PKK Kelurahan Gunung Gedangan yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Gunung Gedangan, Kamis (7/5).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membuka pelatihan tersebut menegaskan bahwa pelatihan keterampilan tidak hanya menjadi aktivitas pengisi waktu, tetapi juga harus mampu membuka peluang usaha yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya pelatihan ini bisa menjadi sumber ekonomi bagi panjenengan. Tidak hanya sekadar bisa, tapi bagaimana ilmu yang didapat ini bisa menjadi sumber penghasilan dan mendorong panjenengan menjadi pelaku ekonomi kreatif,” tuturnya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto saat ini berada di angka 5,34 persen atau masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat lebih cepat.

“Kalau ngomong pertumbuhan ekonomi itu bahasanya percepatan dan perlambatan. Bagaimana ekonomi Kota Mojokerto bisa tumbuh lebih cepat. Karena target nasional pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden berada di angka 8 persen,” jelasnya.

Menurut Ning Ita, salah satu upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah adalah dengan mendorong berkembangnya sektor ekonomi kreatif, termasuk mendukung pelaku UKM dan IKM agar dapat naik kelas.

Berita Terkait :  DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD 2024

Ia pun mengapresiasi inisiatif Kelurahan Gunung Gedangan yang menghadirkan pelatihan keterampilan bagi anggota PKK. Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai, melainkan dapat berlanjut melalui pendampingan dan kolaborasi usaha sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain itu, Ning Ita juga menyinggung pentingnya inovasi dan penguatan ekonomi lokal di tengah situasi global yang berdampak pada kenaikan harga bahan baku, termasuk produk berbahan plastik.

Karena itu, ia mendorong pemanfaatan daur ulang dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif sekaligus mendukung program nasional pengurangan sampah.

“Sekecil apa pun kegiatan yang dilakukan berbasis APBD harus bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto,” tegasnya.

Melalui pelatihan tersebut, anggota TP PKK Kelurahan Gunung Gedangan diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha kreatif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan. [oky.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!