32.8 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Korban Ketiga Perahu Tenggelam Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Gresik, Bhirawa

Setelah melakukan pencarian selama lima hari, jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik bersama tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir insiden tenggelamnya perahu di Perairan Sembilangan.

Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersebut bernama H.A (60 tahun), seorang nelayan asal Kramat Inggil, Kecamatan Gresik. Ia merupakan korban ketiga yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpangi tenggelam pada Sabtu (3/5/2026).

Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita menjelaskan bahwa penemuan korban ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama yang baik antar seluruh unsur tim SAR gabungan yang telah melakukan penyisiran secara terus-menerus sejak hari pertama insiden terjadi.

Jenazah korban ditemukan mengapung di Perairan Sembilangan, tepatnya di sekitar area mercusuar dengan jarak sekitar 15 mil laut dari Pelabuhan Gresik. Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan cepat dan tertib.

“Segera setelah menerima laporan dari warga nelayan bahwa terdapat mayat yang mengapung di perairan, kami dan tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Alhamdulillah, korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan lancar,” ujarnya.

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan ini terdiri dari berbagai unsur, yaitu Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Gresik, Basarnas, BNPB, Kamladu, serta perwakilan dari masyarakat setempat.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Berita Terkait :  Jaga Harmonisasi Warga, Desa Sapeken Kabupaten Sumenep Miliki Perdes Sesuai Adat

AKP Nyoman Ardita menegaskan bahwa dengan ditemukannya korban terakhir, maka operasi pencarian dan penyelamatan secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Ia menjelaskan bahwa insiden diawali dengan tenggelamnya perahu yang menumpangi lima orang anak buah kapal (ABK). Dua orang di antaranya berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat, sedangkan tiga sisanya dinyatakan hilang dan dicari hingga akhirnya seluruhnya dapat ditemukan.

“Proses pencarian dan evakuasi berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali tanpa ada kendala berarti. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan selama operasi berlangsung,” tambahnya.[kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!