Kota Batu,Bhirawa
Setelah resmi ditutup, tercatat ada 10 pejabat eselon II yang telah mendaftarkan diri ikut seleksi terbuka (selter) dalam perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Pemkot Batu.
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya peserta dari luar daerah. Adapun delapan peserta yang lain merupakan pejabat senior di lingkungan Pemkot Batu.
Dua pendaftar yang berasal dari luar daerah masing- masing satu pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan satu lagi dari Pemerintah Kabupaten Malang.
“Adanya pendaftar dari luar daerah ini membuktikan bahwa posisi Sekda Kota Batu memiliki daya tarik strategis. Hal ini juga sesuai dengan prinsip seleksi terbuka,” ujar Eko Suhartono, Pj Sekda Kota Batu, Kamis (23/4).
Selter Sekda Kota Batu memberikan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkompetisi secara sehat. Tentu saja mereka harus berkompeten dari memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Untuk itu setelah pendaftaran ditutup, Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Sekda Kota Batu akan segera melakukan verifikasi administrasi. Verifikasi ini dimulai dari kepangkatan, usia, hingga rekam jejak jabatan.
Untuk syarat kepangkatan, peserta seleksi minimal Pembina Tingkat I (IV/b). Kemudian peserta tersebut harus telah memiliki pengalaman jabatan sekurang-kurangnya lima tahun pada jabatan pimpinan tinggi.
Adapun untuk rekam jejak integritas, setiap peserta diwajibkan melampirkan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025.
“Poin ini penting dan harus dipenuhi untuk memastikan calon Sekda memiliki kedisiplinan administrasi serta transparansi atas kekayaan yang dimiliki,” jelas Eko.
Selanjutnya para peaerta yang lolos seleksi administrasi nantinya harus melewati serangkaian tahapan uji kompetensi yang ketat. Setelah seleksi administrasi maka tahapan akan dilanjutkan dengan tahapan assesment atau uji kompetensi, penulisan makalah hingga tes wawancara.
Dijelaskan Eko, tahapan assessment akan dilaksanakan pada 11–12 Mei 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti uji gagasan dan wawancara pada 18–19 Mei 2026. Peserta juga harus mengikuti tes kesehatan dan tes narkoba yang akan dilaksanakan pada 20–21 Mei 2026.
Tidak hanya itu, peserta juga diminta menyusun makalah berisi gagasan orisinal sepanjang 8 hingga 10 halaman. Makalah tersebut akan menjadi bagian dari penilaian awal untuk mengukur kemampuan konseptual dan visi kepemimpinan calon Sekda. Dan hasil akhir seleksi terbuka ini akan diumumkan pada 5 Juni 2026.
Eko berharap proses seleksi ini dapat berjalan transparan dan akuntabel demi menghasilkan sosok Sekda yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial mumpuni. Selain itu sekda terpilih juga harus mampu menjadi jembatan antara kebijakan eksekutif dan pelaksanaan di lapangan.
Dari 10 nama pendaftar kini akan disaring hingga tiga besar. Dan untuk sekda terpilih yang akan mendampingi kepemimpinan di Kota Batu harus memiliki figur yang loyal dan inovatif. Selain itu sosok sekda definitif yang baru juga harus memiliki kemampuan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam memajukan Kota Wisata Batu. [nas.dre]


