29 C
Sidoarjo
Tuesday, April 14, 2026
spot_img

Pasokan Elpiji Melon Mulai Pulih di Kota Pasuruan

Kota Pasuruan, Bhirawa
Kelangkaan elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram yang sempat meresahkan warga di wilayah Pasuruan Raya dalam beberapa hari terakhir akhirnya mulai terurai. Seiring dengan bersandarnya kapal tanker pengangkut suplai di Pelabuhan Tanjung Perak, distribusi ke tingkat pangkalan kini mulai dinormalisasi secara bertahap.

Kendati pasokan mulai mengalir, otoritas terkait menerapkan kebijakan pembatasan pembelian untuk mencegah aksi borong atau panic buying. Langkah tersehut diambil untuk memastikan pemerataan stok di tengah masa pemulihan distribusi.

Koordinator Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Pasuruan Raya, Dwi Hardono, menyampaikan kendala stok yang sempat terjadi dipicu oleh faktor eksternal pada rantai pasok global. Konflik internasional disebut menjadi penyebab utama terhambatnya pengiriman yang berdampak secara regional.

“Saat ini distribusi di Pasuruan mulai normal secara bertahap. Kapal tanker pengangkut sudah bersandar di Tanjung Perak dan proses pengisian di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) terus dilakukan untuk dikirim ke pangkalan,” terang Dwi Hardono, Senin (14/4).

Untuk menjaga stabilitas di tingkat bawah, Hiswana Migas memberlakukan aturan sementara terkait kuota pembelian di pangkalan resmi. Kebijakan itu mewajibkan setiap satu rumah tangga hanya diperbolehkan membeli satu tabung elpiji 3 kilogram.

Sementara itu, bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada bahan bakar gas, diberikan kelonggaran dengan batas maksimal pembelian dua tabung. “Dan aturan ini diberlakukan agar semua warga kebagian. Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang melakukan penimbunan atau pembelian berlebih di saat masa transisi ini,” kata Om Han sambilan akrabnya.

Berita Terkait :  Realisasi Investasi Surabaya Tembus Rp31,3 Triliun

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengawasan bersama Pertamina untuk menjamin agar energi bersubsidi tetap tepat sasaran. Pengawasan ketat di lapangan terus ditingkatkan guna memantau pergerakan stok dari pangkalan hingga ke tangan konsumen akhir.

Saat ini, pihak Hiswana Migas mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu kelangkaan berkepanjangan. Menurut Om Han, pemerintah dan Pertamina bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, terutama bagi kalangan prasejahtera dan pelaku usaha kecil. “Kami harap masyarakat membeli sewajarnya saja. Tidak perlu ada kekhawatiran berlebih karena pengisian ke pangkalan-pangkalan sudah berjalan kembali,” kata Om Han.

Sebelumnya, pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah warga di wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan sempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan si melon sebutan untuk tabung hijau tersebut. Beberapa pengecer bahkan sempat mengalami kekosongan stok selama lebih dari tiga hari, yang kemudian memicu lonjakan harga di tingkat pengecer tidak resmi.

Di Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan, misalnya, warga harus berkeliling ke beberapa pengecer hanya untuk mendapatkan satu tabung gas. Fauziah (42), seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang gorengan, mengaku sempat kelimpungan mencari bahan bakar sejak akhir pekan lalu. “Tiga hari saya keliling, di toko-toko kosong semua. Kalaupun ada, harganya bisa sampai Rp 23.000 dari biasanya Rp 18.000 di pangkalan. Terpaksa beli karena harus tetap jualan,” kata Fauzia.

Berita Terkait :  Kisah Guru Sobat Dili Mengaji di Hari Tuli Nasional

Hal senada diungkapkan oleh Ahmad Fauzi (35), warga Beji, yang berharap agar distribusi segera benar-benar pulih tanpa ada hambatan lagi. “Bila dibatasi satu rumah satu tabung tidak apa-apa, yang penting barangnya ada terus dan harganya kembali normal. Jangan sampai kami sudah antre tapi barangnya habis,” jelas Fauzi.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!