29 C
Sidoarjo
Tuesday, April 14, 2026
spot_img

Penuhi Target, Tiga Murid SMKN 6 Surabaya Melaju ke LKS Dikmen Nasional


Surabaya, Bhirawa
Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen) tingkat Provinsi tahun 2026 resmi ditutup. Di ajang ini, SMKN 6 Surabaya sukses mencapai target tiga perwakilan muridnya lolos ke tingkat Nasional usai meraih juara 1 di masing-masing bidang lomba.

Mereka yakni Olivia Widia Sari Pratama Juara 1 bidang lomba kompetensi Cooking, Nabila Dwi Aprilia Juara 1 bidang lomba kompetensi Beauty Therapy, dan Nadine Pramitha Juara 1 bidang lomba kompetensi Hairdressing.

Kepala SMKN 6 Surabaya, Asyharuddin, mengaku bangga atas capaian tersebut. Mengingat, sebelum pertandingan berlangsung pihaknya menargetkan tiga bidang lomba untuk merebut juara 1 sekaligus lolos ke tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari pemetaan yang dilakukan para pembimbing sebelum LKS Dikmen tingkat provinsi digelar. Persiapan pun dilakukan secara matang dengan membentuk tim khusus yang terdiri dari enam pembimbing sejak satu bulan sebelum pelaksanaan lomba.

“Tim terdiri dari dua pebimbing untuk masing-masing bidang, yakni beauty therapy, hairdressing, dan cooking. Kami memetakan keunggulan dan kelemahan kompetitor, lalu meningkatkan potensi murid kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjelang LKS tingkat nasional, para murid akan menjalani pelatihan intensif selama satu bulan yang melibatkan dunia industri. Pelatihan tersebut akan didampingi langsung oleh pembimbing untuk memastikan kesiapan teknis maupun mental peserta.

Khusus untuk bidang cooking, Asyharuddin mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi momentum baru karena selama enam tahun terakhir bidang tersebut tidak masuk dalam kompetisi tingkat nasional. Oleh karena itu, pihak sekolah akan menggandeng industri perhotelan yang telah bekerjasama dengan sekolah untuk meningkatkan kompetensi siswa.

Berita Terkait :  Komisi D DPRD Surabaya Bereaksi Keras Bangunan Arsitektur Kolonial Dibongkar

Selain peningkatan keterampilan, sekolah juga menekankan aspek psikologis dalam proses seleksi. Seleksi peserta dilakukan selama hampir setengah bulan, termasuk melalui tes psikologi guna memastikan kesiapan mental siswa.

“Psikologi siswa kami utamakan, karena kemampuan teknis masih bisa terus dilatih,” katanya.

Dalam menghadapi LKS tingkat nasional, SMKN 6 Surabaya menargetkan raihan dua medali emas. Meski demikian, pihak sekolah tetap berharap ketiga perwakilannya dapat meraih hasil maksimal. Analisis dalam membaca kompetitor antar provinsi pun akan kembali dilakukan tim Asy. Ia menilai langkah ini masih tepat untuk membaca keunggulan dan kelemahan tim lawan.

Dari hasil evaluasi, Asyharuddin mengingatkan agar murid agar tidak terburu-buru dalam menyelesaikan tugas saat lomba. “Kami tekankan agar mereka membaca soal dengan teliti dan tidak tergesa-gesa saat bertanding di tingkat nasional nantinya. Karena kemarin di tingkat provinsi ada yang sudah selesai di 2 jam setengah, padahal waktu penyelesaian soal ada 3 jam. Ini harus dimanfaatkan dengan optimal,” pungkasnya. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!