Sidoarjo, Bhirawa
Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo sedang mempersiapan menuju proses menuju Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini sebagai pendataan akan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkala.
Kepala BPS Sidoarjo, Bagyo Trilaksono, mengatakan selama ini sektor industri menjadi salah satu penopang perekonomian utama di Kabupaten Sidoarjo.
“Kita memperkuat koordinasi dengan Pemkab Sidoarjo, dan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, salah satunya untuk mendukung kelancaran pengumpulan dan pengolahan data dalam Sensus ekonomi ini,” komentar Bagyo, Selasa (7/4) kemarin, di kantornya.
BPS Sidoarjo lanjut Bagyo, juga sudah mengumpulkan asosiasi-asosiasi yang ada di kabupaten Sidoarjo dan melakukan komunikasi untuk kelancaran sensus ekonomi 2026 ini.
Kolaborasi koordinasi dan diplomasi (KKD) semuanya dilakukan, kata Bagyo, dengan harapan akan bisa mendapatkan dukungan dari Pemkab Sidoarjo kepada petugas BPS Sidoarjo yang nanti akan melakukan pendataan di lapangan.
Untuk keberhasilan program Nasional ini, lanjut Bagyo, para petugas pendata yang terlibat dalam pendataan sektor industri, akab dibekali kembali dengan metode dan pemahaman teknis guna memastikan proses pengumpulan data berjalan optimal.
Data yang telah dikumpulkan para petugas BPS, kemudian diolah dan disajikan dalam rilis pertumbuhan ekonomi Sidoarjo secara triwulanan sepanjang tahun 2026.
Dikatakan Bagyo, melalui pendataan berkala ini BPS Kabupaten Sidoarjo dapat memantau secara akurat dinamika kontribusi sektor industri serta perkembangan sektor-sektor lainnya, sebagai landasan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. (kus.mg6.hel)


