28 C
Sidoarjo
Sunday, April 5, 2026
spot_img

Usulkan Tiga Nama, Kursi Ketua PKB Bondowoso Menunggu Restu DPP

Bondowoso, Bhirawa
Proses penentuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso memasuki fase akhir di tingkat pusat, setelah Musyawarah Cabang (Muscab) menetapkan tiga nama calon yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Tiga nama tersebut mencuat dalam forum pleno Muscab yang digelar oleh DPC PKB Bondowoso di Hotel Ijen View, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso, Sabtu (4/4). Ketiganya merupakan hasil evaluasi kinerja pengurus inti oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur.

Ketua Panitia Muscab DPC PKB Bondowoso, Sutriyono, menyebutkan tiga nama yang diusulkan yakni H. Ahmad Dhafir, S.H, merupakan Ketua DPC PKB Bondowoso, H. Tohari, S.Ag merupakan Sekretaris DPC PKB setempat, dan Ubaidillah merupakan anggota DPRD Fraksi PKB Jawa Timur.

“DPW melakukan evaluasi kinerja dengan turun langsung ke lapangan, termasuk menyerap masukan dari tokoh masyarakat dan kalangan kiai. Hasilnya dihimpun dan diusulkan ke DPP, lalu DPP menetapkan tiga nama yang disampaikan di forum,” ujar Sutriyono.

Dalam forum pleno tersebut, peserta sebenarnya diberikan ruang untuk mengusulkan nama tambahan calon ketua. Namun hingga forum ditutup, tidak ada usulan baru yang masuk sehingga tiga nama tetap menjadi kandidat tunggal yang diajukan ke DPP.

“Forum pleno sudah mempersilakan adanya tambahan, tetapi tidak ada usulan lain. Jadi, tiga nama ini yang akan dibawa ke DPP untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Berita Terkait :  Polres Madiun Kota Antisipasi Penimbunan Bahan Pokok Jelang Lebaran

Dengan demikian, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP. Sutriyono menyebutkan, hasil penetapan Ketua DPC PKB Bondowoso diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat, bahkan berpotensi dilakukan secara serentak di tingkat nasional.

“Kita tunggu keputusan DPP, kemungkinan tidak lama lagi dan bisa jadi serentak seperti sebelumnya,” tuturnya.

Ia juga memastikan tidak akan terjadi kekosongan kepemimpinan dalam tubuh PKB, meskipun kepengurusan saat ini telah memasuki masa transisi.

Hal itu, kata dia, telah diatur dalam mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Memang ada klausul baru dalam AD/ART, tetapi yang pasti tidak akan ada kekosongan kepemimpinan. Semua tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi,” pungkasnya. [san.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!