29 C
Sidoarjo
Thursday, April 2, 2026
spot_img

Pemkab Kediri Tekan Pengangguran, TPT 2025 Turun 4,71 Persen

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menyampaikan penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2025.

Pemkab Kediri, Bhirawa.
Kabupaten Kediri mencatat penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2025. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), TPT tercatat sebesar 4,71 persen atau lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pada 2021 TPT berada di angka 5,15 persen dan sempat meningkat menjadi 6,83 persen pada 2022 akibat dampak pandemi Covid-19. Namun, angka tersebut berangsur menurun dalam dua tahun terakhir.

“Pada 2022 sempat mengalami lonjakan karena Covid-19. Dari 2024 ke 2025 jumlah pengangguran berkurang sekitar 11.000 jiwa,” ujarnya, Kamis (2/4).

Penurunan tersebut dinilai tidak lepas dari berbagai intervensi di sektor ketenagakerjaan. Pemerintah Kabupaten Kediri menjalankan program peningkatan kompetensi tenaga kerja, fasilitasi sertifikasi, hingga optimalisasi sistem informasi pasar kerja melalui aplikasi E-Kerjo.

Selain itu, perluasan kesempatan kerja juga dilakukan melalui program padat karya dan penyelenggaraan job fair. Dari sisi anggaran, pemerintah daerah mengalokasikan lebih dari Rp14,44 miliar untuk mendukung program penurunan TPT, mulai dari pelatihan, penempatan tenaga kerja, hingga fasilitasi dunia usaha.

Ke depan, sejumlah strategi keberlanjutan juga disiapkan, di antaranya pemberian insentif bagi dunia usaha, kemudahan perizinan, serta penyusunan roadmap tenaga kerja makro periode 2026–2030. Pemerintah daerah menargetkan angka pengangguran dapat terus ditekan hingga di bawah rata-rata provinsi.

Berita Terkait :  Pendapatan Kabupaten Probolinggo 2025 Diprediksi Meningkat 3,71 Persen

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menambahkan sinergi antarorganisasi perangkat daerah menjadi kunci agar intervensi penurunan pengangguran lebih tepat sasaran.

Ia juga menyebut waktu pelaksanaan job fair menjadi salah satu faktor penting dalam membuka peluang kerja, khususnya bagi lulusan baru.

“Kami selenggarakan job fair sekitar bulan Mei. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesempatan kerja,” imbuhnya.[van,nov.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!