26 C
Sidoarjo
Friday, March 13, 2026
spot_img

Pemkot Kediri Jaga Ketersediaan Elpiji Jelang Lebaran 2026

Kota Kediri, Bhirawa

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menjaga ketersediaan elpiji bersubsidi untuk tetap aman menjelang Lebaran 2026, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Moh. Ridwan di Kota Kediri, Jumat, mengemukakan selama Ramadhan 1447 H, kebutuhan masyarakat mulai meningkat termasuk untuk elpiji.

“Ketersediaan elpiji 3 kilogram tetap aman dan terjaga terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran,” katanya.

Pihaknya juga sudah mengecek secara langsung stok tabung elpiji ke sejumlah stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Kota Kediri.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi berjalan lancar sekaligus mencegah potensi kelangkaan di masyarakat.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan elpiji dalam kondisi cukup dan pasokan berjalan rutin tanpa kendala. Tidak ada keterlambatan distribusi,” ujarnya.

Ridwan juga mengatakan harga tabung elpiji bersubsidi di tingkat pangkalan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, permintaan masyarakat dinilai juga masih dalam batas wajar tanpa adanya lonjakan signifikan.

Namun, ia mengatakan pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan secara berkala.

“Jika ditemukan adanya lonjakan permintaan atau indikasi gangguan distribusi, kami siap berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan pengecekan di lapangan guna mencegah praktik pelanggaran seperti penimbunan,” kata dia.

Ia juga menambahkan, pihak Pertamina juga sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk penambahan kuota elpiji untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi masyarakat.

Berita Terkait :  Ketum RGS Gresik Taufiq Muhammad Siap Tunjukkan Dedikasi Melebihi Sang Ayah

“Tidak perlu khawatir. Stok tersedia dan distribusi lancar. Kami berharap masyarakat membeli secara bijak sesuai kebutuhan,” kata Ridwan.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Kediri Anwar Hidayat menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan elpiji di wilayah Kediri, khususnya selama periode Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Menurutnya, stok elpiji di SPBE terus dipantau secara berkala. Sebagai contoh, di SPBE PT SAL Kediri, saat ini terdapat stok sekitar 40 ton di tangki timbun. Selain itu, terdapat tambahan pasokan sekitar 15 ton sehingga total stok mencapai 55 ton.

“Stok ini terus dijaga secara kontinyu di setiap SPBE untuk memastikan distribusi tetap lancar,” kata Anwar.

Ia juga mengungkapkan konsumsi elpiji masyarakat biasanya meningkat selama bulan Ramadhan.

Di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya, peningkatan konsumsi diperkirakan mencapai sekitar 7 hingga 10 persen. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah mengusulkan penambahan kuota fakultatif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan potensi kelangkaan dapat dihindari.

Anwar juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

“Kami mengimbau masyarakat membeli elpiji secukupnya dan tidak menimbun di rumah,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan membeli tabung elpiji di pangkalan resmi Pertamina agar mendapatkan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi yakni Rp18.000 per tabung.[ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!