27 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Polres Mojokerto Kota Siap Amankan Mudik

Kota Mojokerto, Bhirawa.
Polres Mojokerto Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Patih Gajah Mada, Kota Mojokerto, Kamis (12/3). Apel dipimpin Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan ini, Kapolres Mojokerto Kota memasangkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat 2026 yang akan berlangsung mulai Jumat (13/3) pukul 00.00 hingga Selasa (25/3).

Apel diikuti personel gabungan TNI-Polri dari Denpom V/2 Mojokerto, Kodim 0815 Mojokerto, serta jajaran Polres Mojokerto Kota. Selain itu, sejumlah unsur pendukung seperti dinas terkait, Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari), dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto juga turut ambil bagian.

Kapolres Mojokerto, Kota AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus wujud sinergitas lintas sektor dalam rangka mendukung kelancaran pengamanan mudik Lebaran.

”Operasi Ketupat ini bertujuan agar pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari. Dalam pelaksanaannya, Polri menyiapkan berbagai langkah pengamanan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), antara lain pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, serta pengaturan penyeberangan laut.

Berita Terkait :  DLH Gresik Optimalkan Mesin RDF untuk Olah Sampah

Selain itu, sejumlah rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, seperti delaying system, buffer zone, serta sistem first come first in pada jalur penyeberangan.

Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas selama masa mudik, kepolisian juga melakukan langkah pengamanan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting serta bahan bakar minyak. Patroli rutin juga akan dilakukan untuk mencegah berbagai tindak kriminalitas seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok.

Untuk mendukung pengamanan ini, Polres Mojokerto Kota menyiapkan empat pos pengamanan yang terdiri dari satu Pos Terpadu di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto, satu Pos Pelayanan di Simpang Sekarputih, serta dua Pos Pengamanan di Exit Tol Gedeg dan Jembatan Utara. Seluruh pos akan dijaga personel gabungan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. [oky.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!