31 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Prabowo Panggil Menhut Raja Juli ke Istana Kamis Siang

“(Saya, red.) diminta menghadap Pak Presiden (pukul) 13.30 (WIB). Agendanya apa saya juga belum tahu,”

Jakarta, Bhirawa

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis siang.

“(Saya, red.) diminta menghadap Pak Presiden (pukul) 13.30 (WIB). Agendanya apa saya juga belum tahu,” kata Raja Juli menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis.

Walaupun demikian, Raja Juli menyebut dirinya telah menyiapkan beberapa laporan untuk disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.

“Saya nyiapin beberapa bahan saja tentang kehutanan, tentang taman nasional, tentang rencana kita membuat satgas (satuan tugas) pendanaan taman nasional, ya macem-macemlah,” ujar Raja Juli.

Terkait Satgas Pendanaan Taman Nasional, Raja Juli menjelaskan selama ini anggaran yang dialokasikan dari APBN untuk pengelolaan taman nasional masih “ala kadarnya”. Oleh karena itu, Kementerian Kehutanan berinisiatif untuk mencari sumber-sumber pendanaan baru untuk membiayai kebutuhan konservasi dan tata kelola taman nasional.

“Satgas untuk pendanaan taman nasional kita. Kita punya 57 taman nasional di Indonesia, selama ini anggarannya ala kadarnya, dan kita berharap ada taman nasional kita yang berkelas dunia. Jadi, perlu pendanaan selain APBN,” kata Menteri Kehutanan.

Dalam kesempatan terpisah, Raja Juli pada pertengahan Januari lalu pernah menjelaskan Satgas Pembiayaan Taman Nasional itu diharapkan dapat menyediakan sumber-sumber pendanaan berkelanjutan bagi 57 taman nasional di Indonesia. Menurut Raja Juli, pembentukan satgas itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menginstruksikan agar pemerintah mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati nasional dan taman nasional.

Berita Terkait :  Kontroversi Lepas Jilbab Paskibraka di IKN, Komite III DPD RI Sebut Kepala BPIP Tak Paham Pancasila dan Konstitusi

“Satuan tugas ini akan memberikan arahan strategis serta mengoordinasikan pelaksanaan Strategi dan Kerangka Investasi Pembiayaan Taman Nasional. Kedua, revisi terhadap seluruh regulasi yang diperlukan, serta penerbitan regulasi baru apabila dibutuhkan, guna memungkinkan Indonesia bermitra secara efektif dengan sektor swasta,” kata Raja Juli dalam siaran resminya pada 22 Januari 2026.

Raja Juli kemudian mencontohkan ada beberapa model pembiayaan berkelanjutan yang dapat diadopsi, di antaranya yang telah dijalankan oleh Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Provinsi Aceh yang difokuskan pada perlindungan Gajah Sumatera, kemudian yang juga dijalankan oleh Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatera.

“Saat ini kami tengah membangun fondasi yang diperlukan agar Way Kambas dapat menjadi lokasi proyek offset karbon pertama di dalam sistem taman nasional Indonesia yang terbuka bagi Pasar Karbon Sukarela (Voluntary Carbon Market/VCM),” kata Raja Juli dalam siaran resmi yang sama. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!