29 C
Sidoarjo
Sunday, April 12, 2026
spot_img

BBPJN Targetkan 550 Lubang Jalan Nasional Jatim Tertutup Pada 10 Maret

Surabaya, Bhirawa

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali menargetkan seluruh lubang pada ruas jalan nasional di Jawa Timur tertutup pada Selasa, 10 Maret, sebagai bagian dari kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 di wilayah tersebut secara menyeluruh.

Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali Javid Hurriyanto mengatakan saat ini masih terdapat sekitar 550 lubang di ruas jalan nasional yang sedang dikejar perbaikannya agar selesai dalam waktu dua hari.

“Lubang kita masih sampai sekarang masih ada 550 lubang yang akan kami kejar dua hari ini. Jadi nanti di hari Selasa target kami sudah tertutup semuanya,” kata Javid di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan secara keseluruhan panjang jalan nasional di Jatim mencapai sekitar 2.261 kilometer dengan tambahan sekitar 400 kilometer jalan tol. Sementara di Bali terdapat sekitar 580 kilometer jalan nasional dan sekitar 10 kilometer jalan tol.

Selain penutupan lubang, BBPJN juga melakukan perbaikan marka jalan serta pengerukan atau pengaspalan ulang pada ruas yang bergelombang agar seluruh jalur siap digunakan pemudik pada H-10 Lebaran.

“Mudah-mudahan cuaca mendukung dan harapan kami nanti pada H-10 semua jalan baik itu jalan nasional maupun jalan tol dalam kondisi siap dipakai untuk lalu lintas para pemudik,” ujarnya.

BBPJN juga menyiapkan 27 posko di Jatim dan delapan posko di Bali yang ditargetkan beroperasi penuh mulai Selasa (10/3) untuk mendukung kelancaran arus mudik.

“Di setiap posko tersebut akan disiagakan peralatan Disaster Relief Unit (DRU) guna mengantisipasi potensi bencana seperti longsor maupun banjir di jalur nasional,” ujarnya.

Javid menambahkan pihaknya juga membentuk posko gabungan di sejumlah titik rawan banjir bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, BBWS Brantas, serta BBWS Penida di Bali.

Selain itu, koordinasi mitigasi bencana dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh kabupaten/kota di Jatim dan Bali.

Untuk mendukung arus mudik, pemerintah juga akan mengoperasikan secara fungsional ruas tol Probolinggo–Banyuwangi atau Prosiwangi sepanjang 50 kilometer mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026 tanpa tarif atau Rp0.

Ruas Gending hingga Besuki sepanjang sekitar 25 kilometer akan dibuka selama 24 jam, sedangkan segmen Paiton hingga Besuki hanya dapat dilalui kendaraan kecil pada pukul 06.00–16.00 WIB karena fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) belum sepenuhnya terpasang dan masih menunggu Sertifikat Laik Operasi (SLO). [ant.kt]

Berita Terkait :  Ratusan Lampu Hias Lengkapi Revitalisasi Trotoar Kota Batu

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!