Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menyediakan program mudik dan balik gratis untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan transportasi yang aman, nyaman, serta tanpa dipungut biaya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya perantau asal Bojonegoro yang bekerja di luar daerah.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas biaya bagi masyarakat. Mudik dan balik ini gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya, kemarin (9/3).
Menurut Welly, pada tahun ini disediakan kuota sebanyak 240 orang, yang terbagi menjadi 120 orang untuk arus mudik dan 120 orang untuk arus balik. Rute perjalanan yang dilayani meliputi Surabaya, Gresik, Lamongan, hingga Bojonegoro.
Pendaftaran program mudik gratis dibuka mulai 8 hingga 14 Maret 2026 melalui laman pendaftaran yang telah disediakan. Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut diminta menyiapkan dokumen identitas berupa KTP dan kartu keluarga sebagai syarat administrasi.
Untuk jadwal keberangkatan, arus mudik akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026 dari halaman Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Sementara itu, arus balik dijadwalkan pada 24 Maret 2026 dari halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Welly mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut karena kuota yang tersedia terbatas.
Selain membantu perjalanan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik serta meringankan beban pengeluaran warga.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan selamat. [bas.dre]


