32 C
Sidoarjo
Friday, March 13, 2026
spot_img

Tak Perlu Tunggu Pagi, 33 Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan Kini Siaga 24 Jam

Pemkab Pasuruan, Bhirawa
Akses layanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan kini semakin sat-set. Masyarakat tak perlu lagi risau mencari pertolongan medis saat tengah malam. Mulai Senin (9/3) kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan resmi menginstruksikan seluruh puskesmas di wilayahnya untuk membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam penuh.

Peresmian kebijakan strategis ini dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo di Puskesmas Pohjentrek. Dengan kebijakan tersebut, total 33 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Pasuruan kini wajib siaga menerima pasien darurat tanpa mengenal waktu. “Mulai hari ini, tidak ada lagi cerita puskesmas tutup saat warga butuh bantuan darurat. Seluruh puskesmas sudah melayani UGD 24 jam,” tegas Mas Rusdi, sapaan akrabnya.

Politikus muda Partai Gerindra itu menjelaskan, kebijakan tersebut diambil untuk memangkas golden periode atau waktu krusial dalam penanganan medis. Terutama bagi korban kecelakaan lalu lintas atau masyarakat yang mengalami serangan penyakit mendadak di jam-jam rawan.

Karena, selama ini keterbatasan jam operasional di tingkat puskesmas seringkali memaksa warga harus menempuh jarak jauh menuju rumah sakit besar. “Harapannya, warga bisa mendapatkan pertolongan medis lebih cepat. Kecepatan penanganan adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa,” kata Mas Rusdi.

Meski sudah beroperasi penuh, Mas Rusdi mewanti-wanti para kepala puskesmas untuk tidak sekadar buka pintu. Pejabat nomer satu di Kabupaten Pasuruan ini menekankan pentingnya kualitas pelayanan dan kesiapan tenaga kesehatan (nakes).

Berita Terkait :  Pilkada Hemat Anggaran, Budiono: Anggaran itu bisa Beri Makan Jutaan Anak Setiap Hari

Ia juga meminta Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan untuk ikut memelototi pelaksanaan di lapangan agar layanan ini berjalan optimal. “Informasi ini harus masif sampai ke desa-desa. Pakai media sosial, papan informasi atau sosialisasi langsung. Jangan sampai ada warga yang belum tahu,” kata Mas Rusdi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, dr. Arma Roosalina, menambahkan layanan UGD 24 jam ini merupakan pintu pertama penanganan medis darurat.

Puskesmas akan berfungsi sebagai filter awal sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit jika memang membutuhkan penanganan spesialis. “Dan layanan ini adalah bagian dari program prioritas daerah. Kami ingin puskesmas menjadi akses awal yang paling dekat dan paling cepat bagi masyarakat,” kata dr Arma Roosalina.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!