Kabupaten Madiun, Bhirawa
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengajak masyarakat Kabupaten Madiun untuk menjadikan momentum turunnya Al-Qur’an pada 17 Ramadhan sebagai pedoman hidup yang hakiki. Bupati menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca atau didengarkan, melainkan harus dipahami maknanya serta diimplementasikan dalam kehidupan sosial maupun ibadah sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca atau didengarkan, melainkan harus dipahami maknanya serta diimplementasikan dalam kehidupan sosial maupun ibadah sehari-hari,” ujar Bupati yang akrab disapa Hari Wur tersebut pada Pemkab Madiun memperingati Nuzulul Qur’an 1447 H di Pendopo Muda Graha Madiun, Jumat (6/3).
Dikatakan pula peringatan ini juga menjadi momen refleksi kepemimpinan bagi Bupati dan Wakil Bupati Madiun yang telah memasuki masa pengabdian selama lebih dari satu tahun. Bupati mengakui bahwa masih banyak harapan masyarakat yang perlu diwujudkan melalui kerja keras dan sinergi bersama.
Bupati berharap nilai-nilai religius yang dipetik dari bulan suci Ramadhan dapat menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Madiun.
“Kami menyadari masih banyak harapan masyarakat yang perlu diwujudkan. Nilai-nilai religius dari bulan Ramadhan ini harus menjadi fondasi kuat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat kita,” tambahnya.
Menutup arahannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan demi kelancaran pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Kabupaten Madiun dapat bertransformasi menjadi daerah yang maju, damai, dan penuh keberkahan. Cita-cita besarnya adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera dalam bingkai daerah yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.
Pemerintah Kabupaten Madiun memperingati Nuzulul Qur’an 1447 H. Jumat (6/3) di Pendopo Muda Graha Madiun. Kegiatan di awali dengan simaan Al Quran oleh para Khafid Kab Madiun, mulai ba’da subuh sampai asar, di lanjutkan siraman rohani oleh KH, Ahmad Mizan Basyari, Pengasuh Pondok Pesantren Subbulul Huda Kembang Sawit Madiun.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Pj Sekda , Para Ulama Asisten ,Staf Ahli, Kepala OPD,, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kab Madiun. [dar.wwn]


