25 C
Sidoarjo
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Jadi Oase, Istri Bupati Tulungagung Ajak Anak Yatim Piatu Berbelanja Baju Lebaran


Tulungagung, Bhirawa
Istri Bupati Tulungagung, Ny Endang Gatut Sunu Wibowo, mengajak sebanyak 110 anak yatim dan piatu berbelanja di pusat perbelanjaan Apollo Supermall Kota Tulungagung, Rabu (4/3). Berbelanja bersama anak yatim dan piatu ini merupakan program Orang Tua Asuh Sehari (Oase).

Program Oase ini melibatkan seluruh istri kepala OPD di lingkup Pemkab Tulungagung. Termasuk juga istri dari para camat se-Tulungagung.

“Ibu-ibu istri kepala OPD dan camat selaku Oase. Dengan didampingi Oase ini, ami mengajak anak-anak yatim dan piatu berbelanja,” ujar Ny Endang Gatut Sunu saat mendampingi para anak yatim dan piatu itu berbelanja.

Ia menyebut tujuan dari Oase berbelanja bersama anak yatim dan piatu untuk menunjukkan simpati pada mereka yang kurang beruntung. Apalagi di momen bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Di bulan Ramadan kita maksimalkan untuk beramal dan menyambut Hari Raya Idul Fitri ini bisa menjadi momen yang berkesan bagi mereka anak yatim dan piatu karena bisa memilih sendiri pakaian yang diinginkan,” paparnya.

Nyonya Endang Gatut Sunu selanjutnya membeberkan belanja pakaian atau pun sepatu dan sandal oleh anak yatim dan piatu tidak hanya dibatasi nominal yang tertera di voucher belanja senilai Rp 300 ribu. “Kalau belanjanya lebih dari itu bisa ditambah oleh orang tua asuhnya masing-masing. Dan kami sudah minta itu pada para pendampingnya,” terangnya.

Berita Terkait :  TPS Salurkan Bantuan TJSL untuk Perbaikan Fasilitas Belajar PKBM Budi Utama Surabaya

Program Oase yang merupakan sinergi dari Pemkab Tulungagung, Baznas Provinsi Jatim, Baznas Tulungagung dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) rutin dilaksanakan setiap tahun. Tahun lalu melibatkan 35 anak yatim dan piatu dan saat ini meningkat menjadi 110 anak yatim dan piatu.

Nyonya Endang Gatut Sunu berharap tahun depan bisa berkembang dan lebih banyak lagi anak yatim dan piatu yang bisa diajak berbelanja. “Kita bisa membayangkan betapa bahagianya mereka saat mendapat baju baru. Apalagi mereka tidak bisa beli baju baru karena ibunya tidak punya uang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Tulungagung, Abdul Wahid, menyatakan program OASE dilakukan Baznas Tulungagung pada tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Baznas memberikan bantuan pada setiap anak yatim dan piatu berupa voucher belanja di Apolla Supermall senilai Rp 300 ribu dan uang saku Rp 200 ribu.

“Tetapi, kami sudah minta pada ibu-ibu pendamping untuk tidak terpaku pada nilai voucher yang Rp 300 ribu. Mereka harus menambahi. Kami menggugah Oase untuk lebih peduli,” katanya.

Abdul Wahid mengakui belum semua anak yatim dan piatu di seluruh Kabupaten Tulungagung dapat diajak berbelanja bersama dalam program Oase. Dari 110 anak yatim dan piatu yang diajak berbelanja kebanyakan berasal dari Kecamatan Tulungagung, dan beberapa kecamatan lainnya seperti di antaranya Kecamatan Sumbergempol, Kecamatan Besuki, Kecamatan Bandung, Kecamatan Pakel dan Kecamatan Ngantru.

Berita Terkait :  Hari Guru Nasional 2024, Khofifah Dorong Adaptasi Tenaga Pendidik Hadapi Perubahan Zaman

“Namun, nanti ada acara lain yang akan melibatkan semua anak yatim se-Kabupaten Tulungagung. Yakni dalam acara pemberian santunan pada 1.000 anak yatim,” pungkasnya. [wed.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!