Banyuwangi, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur memiliki program Jemput Bola Rawat Warga di mana tenaga kesehatan puskesmas melakukan pemeriksaan rutin ke rumah warga terutama lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis, mengatakan setiap tahunnya sekitar 9.000 ribu kunjungan yang dilakukan oleh petugas kesehatan ke rumah-rumah warga, khususnya para lansia.
“Layanan kesehatan terus kami dorong, dan juga terus mengintensifkan pelayanan keliling agar warga tetap terlayani tanpa harus meninggalkan rumah,” katanya di Banyuwangi.
Bupati Ipuk mengaku telah mengunjungi rumah-rumah lansia yang sedang sakit pada saat momentum Ramadhan, dan kunjungan tersebut untuk memastikan bahwa warga lansia khususnya yang tidak memungkinkan berobat ke fasilitas kesehatan mendapatkan pelayanan di rumah oleh petugas puskesmas.
Salah satu yang dikunjungi Ipuk adalah kediaman Mbah Fatimah, warga Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru yang telah mengalami stroke sejak 2020 dan kini tinggal bersama putrinya yang merupakan penyandang disabilitas.
Lansia 75 tahun itu, katanya, sudah rutin mendapatkan obat dan pemeriksaan karena petugas puskesmas datang ke rumahnya dua kali dalam sepekan.
“Kunjungan ke rumah lansia sakit merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kondisi kesehatan warga terus terpantau,” kata Bupati Ipuk. [ant.kt]


