27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Alumnus DKV Unesa Kembangkan Sekolah Modelling bagi Disabilitas


Surabaya, Bhirawa – Alumnus Prodi S-1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses memperluas dampak sosial melalui Fira Modelling Disability (FMD), sebuah sekolah khusus yang ia rintis sejak masa kuliah guna mengubah cara pandang masyarakat terhadap dunia inklusi.

Fira Modelling Disability atau FMD ialah sebuah lembaga pelatihan talenta khusus bagi penyandang disabilitas yang kini telah beroperasi di Surabaya dan Malang, tercatat sekitar 35 peserta didik disabilitas yang belajar mengembangkan talenta model dan keterampilan seni gerak, Rabu, (15/7).

Desy Ramadhani Maghfiroh Ayu Putri mengungkapkan pendirian FMD berawal dari keprihatinannya terhadap minimnya ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengaktualisasikan diri.

“Saya ingin membuktikan keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi, berharap sekolah ini jadi wadah membangun rasa percaya diri, mengembangkan keterampilan, serta mengubah cara pandang masyarakat terhadap para penyandang disabilitas,” ungkap Fira pangilan Akrabnya.

Bersama dengan ibundanya, Fira peraih Juara 1 Putra Putri Fashion Jawa Timur 2021 menyusun program pelatihan terintegrasi yang tidak hanya mengajarkan teknik berjalan di atas panggung (catwalk), tapi kelas tari dan seni gerak guna membangun kepercayaan diri peserta didik.

Fira menceritakan tantangan pada mengelola lembaga pendidikan inklusif nonformal cukup lumayan berat, dimana aspek paling krusial terletak pada proses adaptasi metode pelatihan, mengingat setiap anak memiliki karakter, kebutuhan khusus, serta kemampuan motorik yang berbeda. “Pencapaian terbesar saat menyaksikan transformasi karakter para peserta yang semula menutup diri menjadi sosok yang berani tampil penuh keyakinan di depan publik,” Jelasnya.

Berita Terkait :  GP Ansor Jombang Apresiasi Kegiatan Jamsena LPBI-NU

Fira menyapaikan bahwa telah dirintis sejak masih aktif di bangku perkuliahan, memiliki bakat mendalam di dunia modelling sejak masa kanak-kanak, tercatat pernah mewakili Indonesia dalam ajang Discover Indonesia: Cultural Performance and Fashion Show di Turki.

Rekam jejak prestasinya tersebut membawa nama perempuan yang mengalami hambatan pendengaran atau disabilitas rungu, bersanding dengan jajaran tokoh perempuan nasional dalam penghargaan Inspiring Women 2022 untuk kategori pendidikan.

“Setelah lulus 2025 saya melanjutkan fase kemandirian hidupnya di dunia profesional dengan bekerja di FIF Group, pada sela-sela kesibukan ,menyempatkan waktu menyalurkan ilmu dan pengalaman kepada peserta didik,” Imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!