Gresik, Bhirawa
Berkah bulan suci Ramadan, berkah bagi penjual kue dongkal Gresik. Meski merupakan kudapan khas Betawi, kue ini justru laris manis dan diminati warga sebagai menu takjil berbuka puasa.
Penjual kudapan kue manis Septian mangkal di pinggir Jalan Raya Desa Betiting, Kecamatan Cerme. Setiap sore mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Kue dongkal buatannya bisa menghasilkan omzet bersih hingga Rp500 ribu, sampai Rp1 juta per hari. Tiga jam sudah habis, banyak yang beli.
“Awalnya memang hanya coba-coba, namun kini jajanan kue dongkal menjadi ladang untuk mencari rezeki. Ternyata banyak yang suka, akhirnya buka lapak sendiri di sini,”ujarnya, Selasa (24/2).
Keahlian membuat kue tradisional dipelajarinya dari sang kakak, selama Ramadan lapaknya selalu ramai pembeli. Bahkan, kue dongkal buatannya sempat viral di media sosial sehingga banyak warga penasaran ingin mencicipi.
Cara Pembuatan dan bahan-bahan kue dongkal, dimasak langsung di lokasi dan dijual dalam kondisi hangat. Pembeli pun harus mengambil nomor antrean, agar tetap tertib. Secara bahan kue dongkal terbuat dari campuran tepung beras, gula aren atau gula jawa, parutan kelapa, dan sedikit air garam.
“Semua bahan diaduk rata, lalu dimasukkan ke dalam kukusan bambu berbentuk tumpeng. Proses pengukusan hanya sekitar 20 menit, sebelum akhirnya dipotong-potong dan disajikan.”ungkapnya.
Satu kukus kue dongkal berbentuk tumpeng, dapat dipotong menjadi sekitar 20 porsi. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni Rp10 ribu untuk porsi biasa dan Rp15 ribu untuk porsi jumbo.
Dalam sehari, Septian mengaku bisa menjual hingga 13 kukus kue dongkal. Teksturnya yang lebih empuk dibanding kue putu, serta rasa manis dan gurih yang dominan, menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.”Alhamdulillah, selama Ramadan ini penjualan terus meningkat.”pungkasnya.
Salah satu pembeli Indah warga setempat, membeli kue dongkal untuk menu berbuka puasa. Tertarik setelah melihatnya viral di media sosial, dan beli dua porsi. Baru pertama kali coba, satu porsi cuma Rp10 ribu, murah untuk berbuka. [kim.wwn]


