26 C
Sidoarjo
Wednesday, February 11, 2026
spot_img

Komisi XII DPR RI Desak Pemerintah Perjelas Data Lifting Migas

Anggota Komisi XII DPR RIbCornelis saat Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala SKK Migas di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

DPR RI Jakarta, Bhirawa.
Anggota Komisi XII DPR RI Cornelis menyoroti pernyataan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto yang menerangkan kenaikan lifting migas pada tahun 2025. Berdasarkan paparan yang ia terima, kenaikan ini disebut menjadi yang pertama setelah bertahun-tahun sebelumnya selalu turun.

Politisi PDI-P ini mengungkapkan kebingungannya terhadap perbedaan data lifting migas. Menurutnya, sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut lifting migas hanya bisa naik dengan penambahan sumur baru. Di sisi lain, ia mengaku bingung terhadap perbedaan data yang disampaikan pemerintah.

“Menkeu bilang lifting itu bisa naik kalau ada penambahan sumur baru, nah ini apakah ada penelitian sumur baru? Jadi perbedaan data ini membuat kami bingung, pegangan kami yang mana yang benar ini, tolong Bapak beri penjelasan,” tegas Cornelis saat agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI dengan Kepala SKK Migas di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Di sisi lain, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra meminta Kepala SKK Migas untuk membuka data pendapatan negara yang didapatkan dari lifting migas. Menurutnya, hal ini untuk mecegah kesalahan komunikasi antara lembaga pemerintah. “Sebaiknya dibuka saja data lifting migas ini agar semua menjadi jelas, sehingga tidak adanya pembenaran yang muncul tetapi benar-benar kebenaran”, ungkapnya.

Berita Terkait :  Universitas Negeri Malang Pamerkan Gen Z Cards dan Aplikasi Audio Teks Inklusif VoiceLib

Seperti yang diketahui, berdasarkan sumber dari Kementerian ESDM sepanjang tahun 2025 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil menorehkan capaian-capaian positif yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya adalah rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) yang kembali mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605,3 ribu barel per hari (Thousand Barrels of Oil Per Day/MBOPD).

Capaian lifting minyak ini pertama kalinya mengalami kenaikan dalam sembilan tahun terakhir. Adapun angka rata-rata lifting minyak sebesar 605,3 ribu barel per hari adalah termasuk Natural Liquid Gas (NGL) dan kondensat yang diproduksi PT Donggi Senoro LNG. (ira.hel).

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru