150 pesepeda dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam Ride for Aceh Sumatera di Surabaya, Sabtu (24/1/2026).
Surabaya, Bhirawa.
Solidaritas untuk korban bencana kembali bergema dari Kota Surabaya. Ratusan pesepeda menggelar kegiatan Ride for Aceh Sumatera dengan mengayuh sepeda sembari berdoa dan menggalang donasi bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang serta sejumlah daerah di Sumatera, Sabtu (24/1/2026).
Sebanyak 150 pesepeda dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka melakukan gowes menyusuri kawasan Kota Tua Surabaya hingga Komando Armada (Koarmada) II sebagai simbol kebersamaan dan empati terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
Tak sekadar bersepeda, para peserta juga menggalang dana kemanusiaan melalui penjualan jersey khusus. Dari aksi tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp 50 juta. Donasi datang tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur, serta dari Jakarta dan Bandung.
Seluruh dana yang terkumpul dititipkan melalui LAZNAS Lembaga Manajemen Infaq (LMI) untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana.
“Alhamdulillah, para pesepeda sangat antusias dan peduli. Mereka tidak hanya mengayuh dengan kaki, tetapi juga mengayuh dengan hati,” ujar Koordinator Ride for Aceh Sumatera, Wirawan Dwi.
Wirawan mengungkapkan, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga pertengahan Januari 2026, banjir bandang di Aceh Tamiang menyebabkan ribuan warga terdampak, ratusan rumah terendam, serta terganggunya akses transportasi.
Sementara di sejumlah wilayah Sumatera lainnya, hujan deras memicu tanah longsor yang memaksa ratusan warga mengungsi dan merusak infrastruktur vital. Kondisi inilah yang mengetuk kepedulian komunitas pesepeda di Surabaya untuk bergerak bersama.
“Bersepeda bukan hanya olahraga, tapi juga cara kami menumbuhkan kepedulian sosial. Kegiatan ini sekaligus mengingatkan kita semua untuk terus berbagi dan mendoakan saudara-saudara yang terdampak bencana,” imbuhnya.
Kegiatan kemanusiaan ini diinisiasi oleh Komunitas Sepeda GXID Gerbangkertosusila. Komunitas tersebut dikenal aktif mengajak berbagai komunitas lain untuk gowes bareng sambil berkontribusi sosial.
Sebelumnya, GXID Gerbangkertosusila juga menggelar Ride for Palestine dengan menempuh jarak 1.000 kilometer dari Surabaya ke Jakarta dan berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan sebesar Rp 123.149.568. Selain itu, mereka rutin mengadakan bakti sosial ke panti jompo di Surabaya.
“Kami berterima kasih kepada semua peserta yang tetap berempati terhadap kondisi korban bencana. Dengan sepeda sebagai sarana, mereka tidak hanya menjaga kesehatan diri, tetapi juga menjadi penggerak kebaikan di masyarakat. Kami menyebutnya sebagai kolaborasi ke-bike-an,” kata Wirawan.
Para peserta berharap kegiatan Ride for Aceh Sumatera ini dapat menginspirasi lebih banyak komunitas dan masyarakat luas untuk peduli terhadap korban bencana, sekaligus membuktikan bahwa bersepeda bisa menjadi medium untuk menebar kebaikan dan solidaritas. (geh.hel)

