Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menata kota untuk meningkatkan kenyamanan publik dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya melalui rencana pembangunan lima taman perbatasan yang akan menjadi wajah baru sekaligus Ruang Terbuka Hijau (RTH) di titik-titik strategis yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono mengatakan, pembangunan taman perbatasan ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan simbol keramahan masyarakat Bojonegoro bagi siapa pun yang datang.
”Taman-taman ini adalah simbol kebanggaan kita bersama, sekaligus bukti bahwa pembangunan di Bojonegoro dilakukan secara merata hingga ke pelosok perbatasan,” ujar Bupati Setyo Wahono, kemarin (2/1) lalu.
Kelima taman perbatasan ini berada di Gondang-Nganjuk, Margomulyo-Ngawi, Kedungadem-Lamongan, Padangan-Cepu, dan Baureno-Babat. Pembangunan ini juga bertujuan menambah luasan RTH melalui penanaman pohon dan mempercantik pintu masuk kabupaten agar lebih ikonik dan representatif.
Setyo Wahono juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan fasilitas di taman. ”Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro adalah kabupaten yang bersih, indah, dan membanggakan,” ujarnya.
Dengan hadirnya lima taman perbatasan ini, Bojonegoro diharapkan tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil Migas, tetapi juga sebagai kabupaten yang peduli terhadap lingkungan dan kenyamanan publik. [bas.hel]


