26.3 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

LAKUEMAS Raih Penghargaan Excellence in Digital Gold Financial Innovation di Investor Daily Summit 2026

Penghargaan Excellence in Digital Gold Financial Innovation di Investor Daily Summit 2026

Surabaya, Bhirawa – LAKUEMAS meraih penghargaan “Excellence in Digital Gold Financial Innovation” dalam rangkaian Investor Daily Summit 2026. Penghargaan dari tim riset http://datasatu.com dan dewan juri ini mengapresiasi kontribusi LAKUEMAS dalam memperkuat ekosistem bullion nasional.

Co-Founder LAKUEMAS, Minarni Tanu yang menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti perjalanan LAKUEMAS sejak 2018 dalam membangun akses emas yang mudah, aman, dan relevan.

“Penghargaan ini sangat berarti. Masa depan industri emas Indonesia tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, BUMN, pelaku industri, teknologi, dan swasta untuk membentuk ekosistem bullion yang terintegrasi,” ujar Minarni.

LAKUEMAS memiliki keunggulan karena berada dalam ekosistem Central Mega Kencana (CMK) yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler. Hal ini membuat layanan jual-beli dan buyback emas terjamin keaslian dan keamanannya, baik online maupun offline di lebih dari 150 store.

Dalam forum tersebut, Co-Founder LAKUEMAS Handi Irawan menegaskan LAKUEMAS bukan sekadar platform digital gold, melainkan connector yang menghubungkan digital gold, physical gold, dan ekosistem retail melalui mekanisme redemption.

“Digital gold bagi kami bukan virtual gold. Digital adalah cara yang lebih mudah untuk mengakses real gold yang memiliki underlying dan infrastruktur yang jelas,” tambah Minarni.

Berita Terkait :  Tingkatkan Sinergitas, BPJS Ketenagakerjaan Perak Gelar Pertemuan dengan Perusahaan

Hingga kini LAKUEMAS telah mencatat lebih dari 1 juta active users dan 1,5 juta downloaders. Melalui konsep Gold-as-a-Service, LAKUEMAS juga berkolaborasi dengan perbankan, sekuritas, dan e-commerce untuk memperluas akses dan literasi emas agar masyarakat berinvestasi bukan karena FOMO.

Dalam paparannya, LAKUEMAS menyebut ilustrasi investasi Rp100 juta di emas pada 2001 secara historis bisa menjadi Rp2,65 miliar pada 2026, lebih tinggi dibanding saham Rp1,55 miliar dan deposito Rp600 juta. Hal ini sejalan dengan kenaikan permintaan bar and coin di Indonesia yang hampir 3 kali lipat, dari 19,09 ton pada 2020 menjadi 55,82 ton pada 2025. [riq.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!