31.7 C
Sidoarjo
Tuesday, July 7, 2026
spot_img

Uang Pembinaan Atlet, KONI Kabupaten Malang Transfer ke Cabor Melalui Bank Jatim

Kab Malang, Bhirawa – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang sudah menyusun panitia dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 yang akan berlangsung di Kota Surabaya. Sehingga pengurus KONI setempat sudah memberi pengarahan kepada Ketua Cabang Olahraga (Cabor) yang tengah mempersiapkan para atletnya, agar target runner up atau juara dua bisa tercapai.

Persiapan yang dilakukan pengurus KONI pada masing-masing cabor, seperti sarana dan prasarana untuk menunjang atlet bertanding di Porprov Jawa Timur (Jatim) mendatang, salah satunya adalah kesiapan anggaran. Sehingga para cabor diwajibkan membuka rekening Bank Jatim. Karena anggaran operasional tidak melalui cash money atau uang tunai tapi melalui transfer ke masing-masing rekening cabor.

“Transfer ke rekening Bank Jatim tersebut, hal ini sebagai transparansi keuangan, agar uang untuk penunjang operasional bisa dipertanggung jawabkan, baik pada bendahara KONI maupun cabor yang menerima anggaran untuk kepentingan atlet dan kepentingan lainnya selama dalam mengikuti Porprov,” kata Wakil Ketua I KONI Kabupaten Malang Suwadji, Selasa (7/7), saat memberikan pengarahan pada Ketua Cabor di ruang konferensi pers Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurutnya, uang yang nanti dikucurkan pada masing-masing cabor kesemuanya melalui transfer ke rekening Bank Jatim. Nominal yang diterima masing-masing cabor nilainya tidak sama sesuai keaktifan dan prestasi yang diperoleh atletnya. Dan jika nilainya sama antara cabor yang aktif dan yang tidak aktif, maka akan menjadi persoalan baru. Untuk meminimalisir persoalan tersebut menjelang Porprov X Jatim 2027, uang pembinaan atlet melalui transfer.

Berita Terkait :  Persiapan Porprov, Bupati Sidoarjo akan Dialog dengan Pengurus Cabor

“Kami berharap uang pembinaan atlet dan operasional dimaksimalkan dengan baik, agar para atlet juga maksimal dalam berlatih. Karena target yang diminta Bupati Malang bisa masuk di posisi runner up di Porprov Jatim mendatang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Malang Zulham Ahmad Mubarok juga menyampaikan, mendistribusikan uang pembinaan atlet dan operasional melalui transfer ke rekening masing-masing cabor. Tidak ada lagi pendistribusian uang tersebut secara tunai seperti yang sebelum-sebelumnya. Anggaran yang diterima KONI Kabupaten Malang pada 2026 ini sebesar Rp1,4 miliar. Dari jumlah itu, Rp300 juta diberikan kepada Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Malang untuk pembinaan para pemain.

“Kami sudah mengajukan anggaran untuk kebutuhan Porprov X Jatim 2027, yakni sebesar Rp11,5 miliar. Sedangkan kebutuhan anggaran tersebut cukup realistis, Karena untuk mencapai target runner up memang butuh anggaran yang cukup. Mengingat atlet yang akan kita kirim ke Porprov mencapai ratusan orang atlet plus pelatih, manager, dan official,” terang dia, yang kini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Malang. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!