28.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Target 250 Emas Porprov Jatim, Pemkot Surabaya Gelar SRC 2026


Surabaya, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya menggelar Surabaya Rising Champion (SRC) 2026. Upaya ini dilakukan agar bisa merealisasikan target 250 emas Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang dilaksanakan di Surabaya.

Bukan sekadar ajang kompetisi, SRC 2026 diposisikan sebagai strategi utama untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan performa atlet Kota Pahlawan di masa jeda multievent olahraga.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, membuka langsung SRC 2026 di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (13/9) malam. Kegiatan ini diikuti ribuan atlet dari 33 cabang olahraga (cabor).

Eri menegaskan, kesinambungan kompetisi menjadi kunci utama agar kualitas atlet Kota Surabaya tidak mengalami penurunan saat Porprov Jatim 2027 berlangsung pada Juni mendatang. “Jangan sampai atlet Kota Surabaya ketika tidak ada Porprov atau agenda besar lainnya, tidak ada pertandingan sehingga menurunkan kemampuan mereka,” ujar Eri.

Sebagai calon tuan rumah Porprov Jatim 2027, Surabaya memasang target tinggi untuk keluar sebagai juara umum dengan mengamankan sedikitnya 250 medali emas. Menurut Eri, konsistensi ajang seperti SRC, Piala KONI, dan Piala Wali Kota akan menjadi fondasi kokoh untuk mencapai target tersebut.

“Semoga ini memberikan semangat kepada adik-adik kita agar target menjadi yang terbaik bisa terealisasi, yakni 250 emas ke atas ketika kita menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Berita Terkait :  M Nabil Calon Tunggal Bacaketum KONI Jatim

Perluasan peserta SRC menjadi 33 cabor menjadi indikator keseriusan Surabaya mengejar target 250 emas. Eri bahkan menginstruksikan agar jumlah cabor dipertandingkan kembali ditambah pada tahun depan sebagai sarana pemetaan kekuatan atlet.

“Insyaallah hari ini ada 33 cabor dari tahun kemarin yang baru 10. Saya minta tahun depan harus lebih banyak cabor lagi yang dipertandingkan agar tidak ada kekosongan aktivitas bagi atlet dalam mengukir prestasi,” tutur Eri.

Selain menggembleng performa atlet, Pemkot Surabaya juga mematangkan kesiapan infrastruktur olahraga. Sejumlah venue pertandingan di Surabaya terus diperbaiki. Untuk cabor yang membutuhkan fasilitas khusus yang belum tersedia, Pemkot menyiapkan skema kerja sama atau sewa venue. Sementara untuk cabor tertentu seperti paralayang, koordinasi akan dilakukan bersama KONI Jawa Timur terkait penggunaan fasilitas di daerah lain.

Miniatur Porprov
Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menilai SRC 2026 berperan penting sebagai miniatur sekaligus tolok ukur kesiapan Surabaya sebelum menggelar Porprov 2027. “Surabaya sangat siap menuntaskan Porprov 2027. Acara Surabaya Rising Champion ini digagas oleh anak-anak muda Surabaya dan menjadi miniatur persiapan kita. Tentu masih ada kekurangan, tetapi akan segera kita sempurnakan untuk Porprov 2027 nanti,” ungkap Arderio.

Adapun 33 cabor yang diuji dalam SRC 2026 meliputi: Tenis Lapangan, Basket, Cricket, Bola Voli Indoor, Floor Ball, Bowling, Hockey Indoor, Kabaddi, Atletik, Futsal, Menembak, Muaythai, Anggar, Angkat Berat, Bulutangkis, Rugby, Kickboxing, Bridge, Panjat Tebing, Catur, Ski Air, Pencak Silat, Pickleball, Woodball, Selam, Skateboard, Baseball, E-Sport, Tinju, Judo, Dayung, Sepatu Roda, Jiu Jitsu, dan Taekwondo.

Berita Terkait :  KONI Sidoarjo Sediakan Peralatan Fitness Untuk Latihan Fisik Atlet

Sementara itu, Ketua Panitia Besar SRC 2026, Rahmat Haidar Pasha, menambahkan bahwa keterlibatan anak muda Surabaya menjadi kekuatan utama dalam mengawal misi besar ini. “Anak-anak muda Surabaya diberikan peran besar untuk mempersiapkan gambaran Porprov tahun depan. Lewat simulasi dan koordinasi intensif dengan KONI Surabaya, event ini menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan dan prestasi kita di Porprov 2027 berjalan maksimal,” kata Rahmat.

Melalui penyelenggaraan SRC 2026, Pemkot Surabaya dan KONI kini membuktikan kesiapannya: tidak hanya sukses bertindak sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2027, tetapi juga optimistis mengonversi status tuan rumah menjadi gelar juara umum dengan patokan 250 medali emas. [wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!