Bojonegoro, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memastikan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Hal ini disampaikan saat Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan kunjungan ke SMA Negeri 3 Bojonegoro, Selasa (28/4). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Bojonegoro dalam merespons berbagai masukan masyarakat terkait penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP).
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan kehadiran pemerintah daerah sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengawal hak pendidikan siswa.
“Kami datang ke sini untuk memastikan bantuan PIP diterima dengan utuh oleh para siswa. Berdasarkan interaksi langsung di kelas, kami mendapati para siswa menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang produktif dan mendukung sekolah,” ujarnya.
Dari hasil tinjauan di lapangan, penggunaan dana PIP oleh para siswa dinilai sudah tepat sasaran. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan, seperti pembelian seragam sekolah, pengadaan sarana belajar termasuk perangkat ponsel untuk menunjang pembelajaran digital, hingga ditabung untuk kebutuhan pendidikan di masa mendatang.
“Beberapa di antaranya mengalokasikan bantuan untuk, pembelian seragam sekolah, pengadaan sarana belajar termasuk perangkat ponsel untuk menunjang pembelajaran digital, menabung untuk kebutuhan pendidikan masa depan,” jelasnya.
Selain penggunaan dana, pemerintah daerah juga memastikan mekanisme pencairan berjalan sesuai prosedur.Pihak sekolah terlebih dahulu memberikan informasi kepada siswa dan wali murid, sementara pencairan dilakukan secara mandiri melalui bank penyalur.
Kepala SMA Negeri 3 Bojonegoro, Tri Herwidyatmono, menyampaikan apresiasi atas monitoring yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan oleh siswa yang berhak.
Selain itu, dana PIP memiliki peran strategis dalam membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pendidikan dan bersaing secara optimal.
Hal senada disampaikan Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kancabdin) Bojonegoro, Agus Hariyono, yang mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pengawasan bantuan pendidikan tersebut.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, sekolah, dan media sebagai kontrol sosial menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.
Dengan adanya transparansi dalam penyaluran bantuan serta dukungan dari berbagai elemen, diharapkan kendala ekonomi tidak lagi menjadi penghambat bagi siswa untuk meraih prestasi.
Upaya ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang setara untuk meraih prestasi. [bas.dre]



Anda dapat menghubungi Call Center Batik Air Indonesia melalui Panggilan Telepon: 📞(08I6163218I) Layanan CS online 24 jam Reschedule dan Refund tiket.