28.4 C
Sidoarjo
Sunday, June 14, 2026
spot_img

Mahasiswa VCD UC Gelar Pameran, Rasakan Emosi Lewat Musik jadi Pengalaman Visual dan Emosional


Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa Program Studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ciputra (UC) Surabaya melaksanakan pameran Feel the Emotion: Of the Sound, Image, & Synesthesia, di Copreneur Universitas Ciputra.

Pameran menghadirkan puluhan karya mahasiswa yang berangkat dari empat lagu orisinal ciptaan mereka sendiri, Tidak hanya menciptakan musik dan lirik, para mahasiswa juga menerjemahkan makna lagu ke dalam berbagai media visual seperti album cover, poster, fotografi, ilustrasi hingga identitas visual yang saling terhubung dan tidak hanya mendengar musik, tetapi pengujung diajak melihat serta merasakan emosi yang terkandung di dalamnya melalui karya visual. Jumat, (12/6/2026)

Dosen Visual Communication Design Universitas Ciputra, Pandu R. Utomo, mengatakan proyek dirancang memperluas cara pandang mahasiswa terhadap desain sebagai medium yang mampu menjangkau lebih dari sekadar penglihatan.

“Desain baik tidak cuman dinikmati oleh mata, desain bisa menjangkau pancaindra lain, berinteraksi dengan bunyi, sentuhan, rasa manusia, menciptakan kesan, menggelitik pikiran, sekaligus mengolah emosi, pada proyek ini mahasiswa belajar bagaimana sebuah pengalaman dapat diterjemahkan menjadi komunikasi visual yang bermakna,” katanya.

Lanjut Pandu menjelaskan bahwa pendekatan sepeti itu menjadi semakin relevan di era saat ini ketika industri kreatif global mulai bergerak menuju pengalaman yang lebih imersif dan multisensori.

“Desainer tidak lagi hanya dituntut menghasilkan karya yang estetis, tapi harus mampu membangun keterhubungan emosional dengan audiens, Fenomena tersebut tercermin karya-karya mahasiswa yang mengangkat berbagai isu dekat dengan kehidupan Generasi Z, mulai dari pencarian jati diri, hubungan keluarga dan pertemanan, kehilangan, harapan, hingga refleksi terhadap pengalaman sehari-hari,” tuturnya.

Berita Terkait :  Manfaatkan Limbah, Profesor ITS Kembangkan Adsorben Ramah Lingkungan

Pandu berharap pameran menunjukkan bagaimana perkembangan desain komunikasi visual semakin bergerak ke arah yang lebih human-centered, karya desain tidak lagi berfungsi sekadar menyampaikan informasi, tetapi jadi medium membangun pengalaman, memantik refleksi, dan menghadirkan koneksi emosional yang lebih mendalam.

Ketua pameran, Benaya Christofer F., mengukapkan konsep pameran terinspirasi synesthesia yaitu sebuah fenomena menggambarkan keterhubungan antarindra, seperti melihat warna ketika mendengar suara tertentu.

“Biasanya musik hanya didengar, pada pameran ini mencoba menerjemahkan musik jadi pengalaman visual yang bisa dilihat dan dirasakan, setiap karya memiliki cerita, suasana, dan emosi yang berbeda sesuai pengalaman kreatornya,” pungkasnya.

Benaya menambahkan seluruh karya dipamerkan lahir dari proses kreatif yang cukup Panjang, dimana mahasiswa tidak hanya mendesain visual, tapi terlebih dahulu menciptakan lagu sebagai fondasi utama sebelum mengembangkan konsep visual yang selaras dengan pesan yang ingin disampaikan. [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!