27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Satgas Pangan Pasuruan Pastikan Pasokan Telur Melimpah dan Harga Terkendali

Pasuruan, Bhirawa. – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan mengintensifkan pengawasan harga telur ayam di Pasar Tradisional Bangil, Kabupaten Pasuruan, dengan menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan setempat guna memantau langsung pergerakan harga komoditas pokok ini.

Upaya taktis ini membuahkan hasil positif. Kekhawatiran konsumen terkait adanya fluktuasi harga yang tajam dipastikan tidak terjadi. Sebaliknya, grafik harga bahan pangan sumber protein berada di zona aman dan relatif stabil, ditopang pasokan barang yang melimpah.

Tim Satgas Pangan yang juga Kanit Ekonomi Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro menyampaikan, monitoring berkala di tingkat pasar tradisional sangat krusial untuk mendeteksi potensi gangguan distribusi maupun kelangkaan barang sejak dini.

”Kami turun ke lapangan bersama instansi terkait untuk mengecek harga sekaligus memastikan ketersediaan komoditas telur. Alhamdulillah, untuk harga telur yang dijual oleh pedagang saat ini berkisar antara Rp22.500 hingga Rp23.000 per kilogram,” ujar Ipda saat ditemui, Jumat (10/7).

Eko memastikan rantai pasok dari pihak produsen atau peternak hingga ke tangan pedagang eceran sejauh ini berjalan tanpa hambatan. Volume komoditas telur yang masuk ke pasar dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan harian masyarakat.

”Kondisi stok di pasar sangat tercukupi. Hambatan atau kelangkaan pasokan dipastikan nihil, baik di tingkat peternak, pos pengepul, hingga konsumen akhir. Bahkan, di beberapa titik pasar yang kami datangi, ketersediaan barangnya tergolong sangat melimpah,” kata Eko.

Berita Terkait :  Ciptakan Desa Mandiri, Ubaya Menggelar Seminar Pengelolaan BUMDesa Berkelanjutan

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Rizky Akbar Kurniadi menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok di wilayah Pasuruan dalam kondisi aman. Mayoritas harga komoditas juga dinilai stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Menurut AKP Rizky, stabilitas ini tidak lepas dari peran aktif petugas di lapangan yang terus mengawal pergerakan harga pangan agar tetap rasional dan tidak merugikan salah satu pihak, baik peternak maupun konsumen.

”Kami tidak menemukan ada fluktuasi harga yang bervariasi, seperti penurunan atau kenaikan harga yang cukup signifikan pada telur ayam ras. Ini merupakan hasil intervensi dari Satgas Pangan sebagai acuan harga di wilayah Kabupaten Pasuruan,” jelas Rizky. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!