26 C
Sidoarjo
Tuesday, May 26, 2026
spot_img

Sapi Kurban Presiden Prabowo di Kabupaten Kediri Berbobot Satu Ton, Dibeli Rp108 Juta

Petugas DKPP Kabupaten Kediri memantau kesehatan sapi kurban Presiden Prabowo, Selasa (26/5).

Kab Kediri, Bhirawa.
Seekor sapi jenis Limosin Cross milik peternak asal Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026. Sapi bernama “Bimo” itu memiliki bobot mencapai satu ton.

Sapi berwarna cokelat tersebut dipelihara oleh Kamalul selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya lolos seleksi tim kepresidenan. Hewan kurban itu dibeli dengan harga Rp108 juta setelah dinilai memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Kamalul mengaku tidak menyangka salah satu sapi miliknya dapat terpilih sebagai hewan kurban bantuan presiden.

“Awalnya saya tidak menyangka salah satu sapi di sini bisa terpilih sebagai hewan kurban presiden. Setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan, akhirnya sapi ini dibeli dengan harga Rp108 juta karena dinilai memenuhi kriteria dan spesifikasi yang diinginkan,” ujar Kamalul saat ditemui di kandangnya, Selasa (26/5).

Menurut dia, ini merupakan pengalaman pertama peternakannya memasok hewan kurban bantuan presiden. Selama ini, sapi ternaknya hanya dipasarkan di wilayah lokal Kabupaten Kediri dan sekitarnya.

Kamalul juga mengaku mendapat pendampingan dari petugas dan dokter hewan selama proses perawatan sapi tersebut hingga siap dikirim sebagai hewan kurban.

“Berkat arahan dari petugas dan dokter hewan, kondisi Bimo bisa tetap sehat dan bobotnya terus terjaga sampai sekarang,” tuturnya.

Berita Terkait :  Gubernur Khofifah dan Dubes Tiongkok Sinergi: Investasi Melamin, Sapi Superproduktif hingga Energi Hijau Jatim

Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban presiden, Bimo menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif oleh petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan fisik hingga pengambilan sampel darah untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menular.

Dokter hewan yang menangani pemeriksaan, drh. Istar, mengatakan tim medis melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kondisi sapi tetap prima hingga hari pengiriman.

“Kami melakukan skrining menyeluruh, mulai dari pemeriksaan fisik, pengambilan sampel darah, hingga memastikan tidak ada parasit maupun penyakit menular. Dari hasil pemeriksaan, sapi Bimo memiliki struktur tulang yang kuat dan massa otot yang padat sehingga dinilai layak sebagai hewan kurban kepresidenan,” jelas drh. Istar.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memantau pola makan dan kondisi metabolisme sapi setiap hari agar bobot tubuhnya tetap stabil.

Rencananya, sapi kurban bantuan presiden itu akan dikirim dan diserahkan kepada masyarakat melalui Masjid Jami’ At Taqwa di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Petugas kesehatan hewan juga akan mendampingi proses pengiriman untuk memastikan sapi tidak mengalami stres selama perjalanan.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!