28.1 C
Sidoarjo
Tuesday, August 11, 2026
spot_img

POTSI Jatim Bina Atlet dan Kembangkan Teqball


Surabaya, Bhirawa – Olahraga Teqball masih tergolong baru di Indonesia namun sudah berkembang cukup pesat di Indonesia. Pengprov Persatuan Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) Jatim akan melakukan pembinaan atlet dan mengembangkannya.

Permainan olahraga asal Hungarui dan diciptakan oleh diciptakan tahun 2012 oleh Gábor Borsányi (mantan pemain profesional), Viktor Huszár (ilmuwan komputer) dan György Gattyán (pengusaha) sangat menarik karena menggabungkan tiga cabang olahraga seperti sepak bola, futsal dan sepak takraw.

Teknik dasar dari Teqball adalah kemampuan pemain untuk juggling, mengontrol bola dengan kaki, dada maupun kepala. Media permainan juga sederhana berupa meja melengkung berukuran 3 x 1,5 meter.

Sekretaris Umum POTSI Jatim Didik Utomo Pribadi optimis olahraga ini bisa berkembang di Jatim karena permainannya dekat dengan olahraga yang sudah populer di kalangan anak muda, terutama sepak bola, futsal dan sepak takraw.

“Untuk kalangan muda ini sangat digemari sebetulnya. Cuma sosialisasinya masih belum maksimal,” kata Didik yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjen PP POTSI itu saat ditemui di Kejurnas Teqball yang digelar di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Minggu (9/8).

Agar teqball bisa berkembang di Jatim, Pengprov POTSI Jatim akan terus melakukan sosialisasi dan mengembangkan organisasi di kabupaten/kota. “Ini masih ada rintisan, mungkin barangkali sudah ada sepuluh daerah yang nanti akan kita kembangkan dan kita bina,” ujarnya.

Berita Terkait :  MPLS, KONI Sidoarjo Motivasi Siswa Raih Prestasi Olah Raga

Menurut Didik, perluasan pembinaan menjadi penting agar teqball tidak hanya berkembang di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki basis atlet yang kuat dari berbagai daerah.

POTSI Jawa Timur juga menargetkan teqball dapat dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.

Sosialisasi ke sejumlah kabupaten/kota pun akan dilakukan untuk memperkenalkan olahraga tersebut sekaligus mencari bibit atlet potensial.

Selain pembinaan atlet, POTSI Jawa Timur mulai memperkuat sumber daya pendukung dengan menggelar pelatihan wasit. Didik menyebut keberadaan wasit lokal penting seiring dengan rencana pengembangan kompetisi teqball di daerah.

Dari sisi pembinaan atlet, POTSI melihat sepak takraw, futsal, dan sepak bola sebagai sumber potensial untuk menjaring pemain teqball. Karakteristik gerakan dan teknik dasar dalam sepak takraw dinilai memiliki keterkaitan dengan kebutuhan permainan teqball.

“Kolaborasi atau sinergitas beberapa cabor untuk memperoleh atlet ini, di antaranya atlet sepak takraw, kemudian futsal dan sepak bola. Ini menjadi tandem pembinaan kami dengan takraw,” jelas Didik.

Meski peluang pengembangan cukup besar, POTSI Jawa Timur masih menghadapi kendala sarana dan prasarana, khususnya meja teqball.

Meja yang digunakan dalam pertandingan harus memenuhi standar dan lisensi yang ditetapkan federasi internasional sehingga pengadaannya masih bergantung pada produk dari Hongaria. “Kita ketergantungan dari Hungaria untuk meja ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Kabaddi Kediri Raih Emas dan Perunggu Kejurda Jatim

Didik menyebut ke depan terdapat rencana pengadaan sekitar 100 meja teqball untuk didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia. Ketersediaan sarana tersebut diharapkan ikut mempercepat pertumbuhan teqball, termasuk di Jawa Timur. Di tingkat prestasi, Jawa Timur masih berupaya mengejar sejumlah daerah yang lebih dahulu memiliki atlet nasional.

Seperti diketahui, atlet teqball Indonesia berhasil meraih 3 perak dan 2 perunggu di SEA Games 2025 di Thailand. Dengan modal prestasi inilah diharapkan bisa merebut emas di Asian Games Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tim nasional teqball saat ini menjalani Pelatnas di Unesa yang melibatkan Gabriella Kota pelatih dari Hungaria. [wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!