28.9 C
Sidoarjo
Thursday, June 11, 2026
spot_img

Poltekkes Kemenkes Surabaya Gelar Pengabmas di Puskesmas Candi, Sidoarjo


Tim PKM Poltekkes Kenalkan Aplikasi Deteksi Dini Serangan Jantung
Sidoarjo, Bhirawa
Tim Pengabmas Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surabaya yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa menggelar Pengabdian pada Masyarakat (Pengabmas) Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema ‘Penerapan Aplikasi Deteksi Dini Serangan Jantung Berbasis Android untuk Peningkatan Kesadaran Kesehatan di Puskesmas Candi’ digelar pada Selasa (9/6) lalu.

PKM digelar di Wilayah Kerja Puskesmas Candi, Kecamatan Candi, Kab Sidoarjo ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes Surabaya diketuai Dr Triwiyanto SSi MT, dengan anggota Syevana Dita Musvika SST MSi, dibantu para mahasiswa yakni Yudha Aditya Fahriza, Alfred Rafu Neno, dan Rizky Dwi Sisantiara. Mereka memberikan pelatihan penggunaan aplikasi, simulasi kasus dan praktik langsung kepada Nakes Puskesmas Candi.

Dalam sesi pelatihan, peserta diberikan materi tentang penggunaan aplikasi, interpretasi hasil skrining, serta langkah awal yang harus dilakukan jika terdeteksi gejala berisiko. Kegiatan juga diisi dengan praktik langsung penggunaan aplikasi pada simulasi kasus

Menurut Ketua Tim PKM Poltekkes Kemenkes Surabaya, Sari Luthfiyah SKp MKes, tujuan PKM untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan Tenaga Kesehatan (Nakes) dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini risiko serangan jantung melalui teknologi berbasis Android.

Sari Luthfiyah menjelaskan, aplikasi ini dirancang untuk membantu skrining awal gejala serangan jantung secara cepat dan praktis di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Berita Terkait :  Tahun 2028, Kasus TBC Ditarget Bisa Dieliminasi dari Kabupaten Sidoarjo

“Dengan aplikasi ini, petugas kesehatan bisa lebih cepat mengenali tanda-tanda awal serangan jantung. Harapannya, penanganan bisa dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih berat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Candi, Dokter Siti Murtafi’ah, menyambut baik Pengabmas yang digelar Poltekkes Kemenkes Surabaya ini. Menurutnya, aplikasi deteksi dini serangan jantung ini sangat relevan untuk mendukung Program Promotif dan Preventif penyakit tidak menular di wilayah kerjanya.

“Kami berharap Program Pengabdian pada Masyarakat ini bisa berlanjut dan aplikasinya bisa digunakan secara rutin oleh Nakes Puskesmas Candi,” katanya.

Dokter Singgih Saputra salah satu Nakes di Puskesmas Candi sebagai Narasumber memberikan materi ‘Kenali Gejala dan Cegah Penyakit Jantung Coroner Sejak Dini’. Menurutnya, bila Jantung Sehat maka Hidup Hebat. Usai mendengarkan paparan materi diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyerahan modul panduan penggunaan aplikasi kepada pihak Puskesmas Candi untuk disosialisasikan lebih lanjut kepada masyarakat.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan sejak Bulan Maret hingga Oktober 2026 berdasarkan Surat Tugas Nomor DP.04.03/F.XVI/4619/2026 yang ditandatangani Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Luthfi Rusyadi SKM MHKes MSc. Pengabdian pada Masyarakat Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya ini ditutup dengan penyerahan modul panduan penggunaan aplikasi kepada pihak Puskesmas Candi. [fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!