33.7 C
Sidoarjo
Sunday, October 25, 2026
spot_img

Polres Malang Bersama Tim Gabungan Bantu Padamkan Api Karhutla Gunung Arjuno

Kab Malang, Bhirawa — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, dilaporkan telah menghanguskan enam petak kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo dan wilayah pengelolaan Perhutani dengan total luas area terbakar mencapai 816 hektar. Polres Malang di bawah pimpinan langsung Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri turun ke lokasi untuk membantu upaya pemadaman.

Proses pemadaman berlangsung di beberapa titik, antara lain di Blok Bukit Budug Asu, Kecamatan Singosari, serta di Petak 116 B kawasan Kutukan. Personel gabungan terjun langsung menggunakan alat semprot air manual dan ranting pohon untuk menekan laju api.

Saat ditemui awak media di lokasi, Minggu (25/10/2026), AKBP Rulian Syauri menjelaskan bahwa di Petak 116 B atau kawasan Kutukan, sekitar 17 hektar dari total 43 hektar telah terbakar. Vegetasi yang hangus didominasi ilalang dan cemara gunung, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami bersama personel gabungan berupaya membantu pemadaman dan terus memantau perkembangan agar api tidak meluas. Koordinasi dengan instansi terkait terus diperkuat guna mendukung penanganan di lapangan,” ujarnya.

Sebelum menuju titik api, rombongan lebih dulu mampir ke posko penanganan karhutla di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari. Di sana, Polres Malang juga menyerahkan bantuan logistik dan perlengkapan pemadaman berupa paket sembako, tabung oksigen, obat-obatan, masker, cangkul, sabit, parang, gergaji mesin, sarung tangan, kacamata pelindung, sepatu bot, serta alat pemadam sederhana.

Berita Terkait :  Mayoritas Pemdes Sampang Telah Laporkan Realisasi DD Tahap 1

Rulian merinci, kebakaran terjadi di enam petak: Petak 112 (Gombes) seluas 534 hektar, Petak 113 (Kutukan) 202 hektar dari total 236 hektar, Petak 115 (Putuk Lembu) 12 hektar, Petak 116 B 17 hektar, Petak 116 C 24 hektar, dan Petak 117 (Sabana Lincing) 27 hektar.

Personel gabungan dari Brimob Yon B Ampeldento, Polsek Singosari, unsur TNI, petugas Tahura dan Perhutani, serta relawan tetap bersiaga. Pemantauan juga diperluas hingga kawasan perbatasan Gunung Mujur, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, untuk mencegah perluasan api. Rulian menghimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan bahwa proses pemadaman terhambat medan terjal, angin kencang, serta akses yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Sebagai langkah penahan laju api, petugas membuat sekat bakar selebar 3 meter sepanjang 500 meter di area yang berbatasan langsung dengan objek wisata Budug Asu. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!